PALU – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem, Ahmad Ali, mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai calon gubernur Sulteng pada Kamis pagi, 29 Agustus 2024, sekitar pukul 9:30 WITA.

Didampingi wakilnya, Abdul Karim Aljufri, pasangan yang disebut AA-AKA ini diiringi ratusan relawan dan disambut oleh tarian Mokambu saat memasuki gerbang KPU Sulteng.

Melalui sambutannya, Ahmad Ali menegaskan bahwa Pemilihan Gubernur (Pilgub) adalah momen penting yang melibatkan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Menurutnya, karena melibatkan berbagai kelompok masyarakat, perbedaan pandangan dalam proses Pilgub merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.

“Pilgub adalah hajatan untuk seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Karena melibatkan seluruh masyarakat, sangat mungkin akan terjadi banyak perbedaan antara satu pasangan dengan yang lain, serta antara satu kelompok masyarakat dengan yang lain pula,” ujar Ahmad Ali.

Ahmad Ali mengimbau agar masyarakat memandang perbedaan tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang harus diterima. Ia juga menekankan pentingnya memposisikan semua calon gubernur sebagai putra terbaik Sulawesi Tengah yang memiliki tujuan mulia untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kita harus menempatkan siapapun kandidat yang maju sebagai calon gubernur sebagai putra terbaik Sulawesi Tengah. Berikan perasaan dan pikiran positif kepada mereka, karena mereka maju juga dengan cita-cita ingin mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ahmad Ali mengajak semua pihak untuk fokus mengkampanyekan gagasan-gagasan yang dapat membawa perubahan positif bagi Sulawesi Tengah. Menurutnya, masyarakat sangat menantikan ide-ide segar yang dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi saat ini.

“Kampanye adalah ruang sosial yang diberikan oleh KPU dan Bawaslu, diawasi dengan baik agar tidak terjadi pelanggaran. Mari kita terus mengkampanyekan gagasan-gagasan yang bisa membawa kita keluar dari permasalahan yang ada,” tegas Ahmad Ali.

Ia juga mengingatkan KPU dan Bawaslu untuk memperlakukan semua calon gubernur dengan adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap calon, kata Ahmad Ali, harus diberikan hak dan martabat yang sama tanpa diskriminasi.

“Pandangan KPU dan Bawaslu harus sama terhadap semua calon. Hormati mereka, meskipun mereka tidak lagi memiliki jabatan, dan berpegang teguh pada peraturan yang telah ditetapkan,” ujar Ahmad Ali.

Terakhir, Ahmad Ali meminta media untuk berhenti mengaitkan dirinya dengan Rusdy Mastura, gubernur saat ini. Ia menegaskan bahwa segala nasihat dari Rusdy Mastura hanyalah bentuk perhatian dari seorang kakak kepada adiknya.

“Berhenti mempropaganda saya dengan Kakak Rusdy Mastura. Insya Allah, apapun yang beliau katakan adalah nasihat kakak kepada adik-adiknya,” tutup Ahmad Ali.

Ketua KPU Sulteng Risvirenol berharap agar semua pihak dapat menjaga sopan santun dan menghargai setiap pilihan dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah di tahun 2024. Hal itu dikarenakan untuk mewujudkan pilkada Sulteng bahagia sesuai dengan tagline KPU Sulteng.

“Kami berharap, kepada kita semua untuk menjaga kedewasaan, kesabaran, sopan santun, dan saling menghargai setiap pilihan dalam seluruh proses tahapan pada pilkada agar dapat terwujud pilkada Sulteng bahagia,” ujar Risvirenol dalam pidatonya.

Pasangan AA-AKA diusung oleh 8 partai politik seperti Nasdem, Gerindra, Golkar, PKB, PAN, PPP, Perindo, dan PSI dengan total suara sah 1.062.014.

Pendaftaran dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur dan foto bersama. RIL