Penumpang KM Tilongkabila Meninggal Saat Berlayar, Dievakuasi Tim SAR di Pelabuhan Luwuk

waktu baca 1 menit
[radio_player id="2"]
Tim SAR Gabungan evakuasi penumpang KM Tilongkabila yang meninggal dunia di Luwuk, Banggai. (FOTO: HUMAS SAR)

Banggai – Seorang penumpang kapal laut KM Tilongkabila dilaporkan meninggal dunia saat dalam pelayaran dan dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan setibanya kapal di Pelabuhan Luwuk, Sabtu, 20 Desember 2025, dini hari.

Korban diketahui bernama Abdul Rasyid, S.T., berusia 44 tahun, yang menumpang KM Tilongkabila dari Pelabuhan Gorontalo dengan tujuan Pelabuhan Kendari.

Koordinator Pos SAR Luwuk, Liberatus Fongohoi, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah penumpang, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang saat kapal dalam perjalanan menuju Pelabuhan Luwuk.

“Korban mengalami kejang-kejang dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di atas kapal,” ungkap Liberatus.

Setibanya kapal di Pelabuhan Luwuk sekitar pukul 02.00 Wita, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak medis.

Peristiwa tersebut terjadi saat pelaksanaan Siaga Khusus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di mana Tim SAR Gabungan tengah melakukan pemantauan dan pengamanan transportasi laut di Pelabuhan Luwuk. Unsur yang terlibat dalam evakuasi antara lain ABK KN SAR Bhisma 239, TNI, Polri, KUPP Kelas II Luwuk, Dinas Perhubungan, Karantina, serta PT PELNI.

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, agar memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan, terutama di tengah tingginya mobilitas penumpang pada masa libur akhir tahun. RIL

Tinggalkan Balasan