Pertamina Ungkap Penyebab Antrean Panjang Pertalite di Sejumlah SPBU Palu
Palu – Antrean kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dalam beberapa hari terakhir. Pertamina Patra Niaga menyebut kondisi tersebut dipengaruhi dinamika operasional penyaluran BBM yang sempat berdampak pada kelancaran suplai ke sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kondisi tersebut bersifat situasional dan tengah ditangani melalui percepatan distribusi serta pengaturan penyaluran BBM.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” kata Lilik, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut dia, Pertamina terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di Kota Palu dan wilayah sekitarnya untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Lilik memastikan stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, secara keseluruhan masih aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Untuk mempercepat distribusi, Pertamina memajukan jam operasional Integrated Terminal (IT) Donggala. Langkah tersebut memungkinkan proses penyaluran BBM ke SPBU dilakukan lebih awal sehingga pasokan dapat lebih cepat diterima dan disalurkan kepada masyarakat.
“Pasokan terus bergerak dan penyaluran terus disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing SPBU,” ujarnya.
Lilik menjelaskan, munculnya antrean juga dipengaruhi kombinasi antara dinamika kebutuhan masyarakat dan kondisi operasional penyaluran di lapangan. Ketika terjadi jeda distribusi sementara konsumsi tetap berjalan, antrean dapat muncul, terutama pada jam-jam dengan tingkat konsumsi tinggi.
Karena itu, Pertamina melakukan evaluasi dan mempercepat penyaluran agar ritme pasokan kembali normal sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.
Terkait perubahan konsumsi Pertalite, Lilik mengatakan Pertamina masih memantau realisasi konsumsi dan penyaluran berdasarkan data setiap SPBU. Menurutnya, kebutuhan BBM berbeda di setiap lokasi sehingga pola distribusi terus disesuaikan dengan kondisi aktual.
Untuk SPBU yang membutuhkan percepatan pasokan, Pertamina melakukan pengaturan distribusi agar suplai segera diterima. Monitoring juga ditingkatkan terhadap seluruh SPBU di Kota Palu dan sekitarnya.
Selain mempercepat distribusi, Pertamina menyiagakan personel marshal di sejumlah SPBU untuk membantu mengatur antrean dan menjaga kelancaran pelayanan. Koordinasi antara tim operasional, terminal BBM dan SPBU juga diperkuat agar distribusi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Lilik mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Ia memastikan Pertamina terus melakukan penanganan dan percepatan distribusi untuk menjaga ketersediaan BBM.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak panic buying dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Insyaallah, stok secara keseluruhan dalam kondisi aman,” ujarnya. RIL
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








