Orasi Politik di HUT Golkar ke-60, Ahmad Ali Janji Rumah Jabatan Jadi Rumah Singgah dan Fokus pada Rakyat

waktu baca 3 menit
Calon Gubernur Sulteng, Ahmad Ali, saat menghadiri dan berorasi politik di HUT Ke-60 Tahun Partai Golkar. (Foto: IST)

INFOSULTENG.ID, Palu – Ribuan masyarakat Sulawesi Tengah memadati puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar yang digelar oleh DPD I Partai Golkar Sulteng di Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Sabtu, 16 Novermber 2024.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang pesta rakyat, tetapi juga momentum bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri (AA-AKA), untuk menyampaikan komitmen politik mereka kepada publik.

Dalam orasi politiknya, Ahmad Ali menekankan pentingnya menjaga etika dalam kontestasi politik. Ia menyerukan agar masyarakat tidak saling menjatuhkan kandidat lain dan menekankan bahwa kompetisi harus dilakukan secara bermartabat.

“Kompetisi politik bukan ajang untuk saling menjatuhkan. Tidak perlu menjelekkan satu sama lain. Mari bersaing secara sehat,” ujar Ahmad Ali di hadapan peserta senam sehat massal yang turut memeriahkan acara tersebut.

Komitmen untuk Rakyat

Ahmad Ali menyampaikan bahwa pencalonannya bersama Abdul Karim Aljufri bukan untuk mencari kekuasaan pribadi, melainkan murni untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Secara pribadi, saya dan keluarga sudah cukup. Niat kami adalah untuk melayani rakyat dan mewujudkan Sulteng yang sejahtera,” tegasnya.

Pasangan ini juga berencana menjadikan rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur sebagai rumah singgah untuk masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Rumah jabatan itu akan kami manfaatkan sebagai rumah singgah. Urusannya akan dikelola oleh kepala rumah tangga sekretariat daerah,” ungkap Ahmad Ali.

Program Pro-Rakyat dan Anti-Politik Negatif

Ahmad Ali mengkritik praktik politik yang tidak jujur, seperti menggunakan agama sebagai alat meraih suara. “Ada yang pura-pura menjadi ustaz, naik turun mimbar, padahal niatnya hanya mencari kekuasaan. Ini tidak benar dan harus kita tinggalkan,” sindirnya.

Ia juga menguraikan program kerja mereka, termasuk janji untuk mendengarkan keluhan rakyat secara langsung melalui kegiatan rutin “Ngopi Bareng Gubernur” setiap Jumat pagi.

“Kami ingin dekat dengan rakyat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ini bukan sekadar janji, tapi komitmen kami,” tambahnya.

Visi Besar untuk Sulteng

Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri mengusung visi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulteng. Program-program unggulan mereka mencakup layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis, dan BPJS yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Selain itu, mereka juga menargetkan lahirnya 10 ribu pengusaha baru serta menjadikan Sulteng sebagai lumbung pangan nasional.

“Kami ingin petani menjadi pahlawan pangan. Sulteng ke depan harus menjadi lumbung pangan nasional,” ujar Ahmad Ali.

Kehadiran pasangan AA-AKA dalam perayaan ini semakin memperkuat dukungan masyarakat, menegaskan bahwa mereka adalah pilihan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Sulawesi Tengah.

Perayaan ini sekaligus menjadi momentum bagi pasangan ini untuk terus mendekatkan diri kepada rakyat, membangun kepercayaan, dan memperjuangkan visi mereka demi masa depan Sulteng yang lebih baik.*

Tinggalkan Balasan