Gubernur Sulteng Minta Polisi Kerahkan Seluruh Kemampuan Tangkap Pelaku Pembunuhan di Duyu

waktu baca 2 menit
[radio_player id="2"]
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. (FOTO: HUMAS PEMPROV SULTENG)

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi pembunuhan yang menimpa satu keluarga di Jalan Sungai Manonda, Lorong PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Minggu malam (26/7).

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa Jamil (30) dan putranya yang masih berusia dua tahun, Riski. Sementara itu, sang istri, Nur Hanisa (23), selamat namun mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Gubernur Anwar Hafid menyatakan peristiwa tersebut menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Menurutnya, hilangnya nyawa seorang balita dalam aksi kekerasan itu merupakan tragedi yang sangat memilukan.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum Jamil dan ananda Riski mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada Ibu Nur Hanisa, saya mendoakan agar diberikan kekuatan, kesembuhan, dan ketabahan untuk melewati cobaan yang sangat berat ini,” ujar Gubernur.

Anwar Hafid juga meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, khususnya Polresta Palu, untuk mengerahkan seluruh kemampuan dalam mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap pelaku.

“Ini adalah kejahatan yang sangat keji. Korbannya adalah orang-orang yang tidak bersalah, bahkan seorang anak yang baru berusia dua tahun. Saya meminta aparat kepolisian bergerak cepat, mengungkap kasus ini secara menyeluruh, dan segera menangkap pelakunya agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses penyelidikan.

“Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci agar pelaku segera ditemukan dan tidak lagi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” katanya.

Anwar Hafid menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum hingga kasus tersebut berhasil diungkap.

“Semoga pelaku segera ditangkap, keluarga korban memperoleh keadilan, dan peristiwa tragis seperti ini tidak pernah terulang lagi di Sulawesi Tengah,” tuturnya.*

Tinggalkan Balasan