Kepala Kejati Sulteng Dorong Kolaborasi Masyarakat dan Pers Ciptakan Lingkungan Bebas Korupsi

waktu baca 2 menit
[radio_player id="2"]
Kepala Kejati Sulteng saat menyampaikan sambutannya di acara HAKORDIA. (Foto: Infosulteng.id/Fahril)

INFOSULTENG.ID, Palu – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar talkshow bertajuk “Peran Serta Masyarakat dan Pers dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”, pada Senin, 9 Desember 2024, di Aula Kantor Kejati Sulteng.

Kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Indonesia bebas korupsi.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Dr. Bambang Haryanto S.H., M.H., menyoroti pentingnya peran media dalam upaya pencegahan korupsi. Ia menyebut media sebagai agen perubahan yang mampu mendorong transparansi dan integritas di masyarakat.

“Media memiliki peran strategis dalam mengawal pemerintahan. Kolaborasi dengan media dan masyarakat menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi,” tegas Bambang dalam sambutannya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa talkshow ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, sektor swasta, masyarakat, pers, dan mahasiswa.

“Harapannya, acara ini mampu membangun kesadaran kolektif dan komitmen bersama dalam memberantas korupsi,” tambahnya.

Bambang turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu melawan korupsi demi terwujudnya visi besar Indonesia Emas 2045. Dengan semangat gotong royong, ia optimistis Indonesia dapat menjadi negara bersih, maju, dan sejahtera.

“Ini adalah langkah konkret mendukung visi Presiden Prabowo melalui Asta Cita,” katanya.

Talkshow ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk mempererat sinergi antara aparat penegak hukum, masyarakat, dan media. Dengan melibatkan berbagai pihak, Kejati Sulteng optimistis upaya pemberantasan korupsi akan semakin kokoh dan berdampak nyata.

“Pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari jadikan Sulawesi Tengah sebagai contoh daerah yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tutup Bambang. RIL

Tinggalkan Balasan