INFOSULTENG.ID, Palu – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun 2023 ke tahun 2024.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, total kasus ISPA di tahun 2024 mencapai 305.191 kasus, naik dari 262.160 kasus pada tahun 2023.
Pada tahun 2024, jumlah kasus tertinggi tercatat pada bulan Juni dengan 38.441 kasus, sementara bulan Desember menjadi periode dengan angka terendah, yakni 20.226 kasus.
Kabupaten Morowali menjadi wilayah dengan angka kasus tertinggi, mencapai 57.190 kasus sepanjang tahun. Sebaliknya, Banggai Laut mencatat angka terendah dengan hanya 3.265 kasus.
Sementara itu, pada tahun 2023, total kasus ISPA di Sulteng mencapai 262.160 kasus. Bulan Juni juga menjadi puncak kasus dengan 31.859 kasus, sedangkan Desember memiliki angka kasus terendah sebanyak 18.720 kasus.
Morowali kembali menjadi wilayah dengan angka tertinggi, yaitu 50.482 kasus, sementara Banggai Laut berada di posisi terendah dengan 2.862 kasus.
Data menunjukkan adanya peningkatan total kasus sebesar 16% dari tahun 2023 ke 2024. Kabupaten Morowali mencatat lonjakan kasus tertinggi, dari 50.482 kasus di tahun 2023 menjadi 57.190 kasus pada tahun 2024.
Sementara itu, Kota Palu juga mengalami kenaikan stabil, dari 38.039 kasus pada tahun 2023 menjadi 45.993 kasus di tahun 2024.
Secara umum, puncak kasus ISPA terjadi pada pertengahan tahun 2024, khususnya pada bulan Mei hingga Juli, sementara angka kasus cenderung menurun pada akhir tahun.
Peningkatan di pertengahan tahun diperkirakan berkaitan dengan faktor cuaca seperti musim kemarau dan kualitas udara yang menurun.
Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (Kabid p2) dr. Jumriani, salah satu penyebab terjadinya peningkatan kasus ISPA di Sulteng yaitu musim dingin.
“Kalau ada ISPA atau flu burung yang berat hingga menyebabkan masuk rumah sakit, itu harus waspada,” katanya.
Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat dan menggunakan masker bagi yang terserang penyakit ISPA atau Flu Burung.
“Tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan kita bisa terhindar dari penyakit dan jangan lupa untuk cuci tangan dan menjaga jarak dari orang yang terkena flu, serta menggunakan masker ya bagi yang sakit,” tutup dr. Jumriani. RIL