Lantik Pengurus PDSKJI Sulteng 2025–2028, Wagub Reny Dorong Tingkatkan Dokter Spesialis Kejiwaan
Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, resmi melantik Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Sulawesi Tengah periode 2025–2028.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Best Western Plus Coco Palu, Minggu (15/02), menjadi momentum penting penguatan layanan kesehatan jiwa di daerah.
Pelantikan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama para dokter spesialis kejiwaan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas edukasi kesehatan mental, sekaligus menjawab tantangan kasus gangguan jiwa yang kian kompleks di tengah masyarakat.
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat PDSKJI Nomor: 052/SK/PDSKJI/XII/2025, susunan pengurus PDSKJI Cabang Sulawesi Tengah periode 2025–2028 yakni dr. Andi Soraya Tendri Uleng, M.Kes., Sp.KJ sebagai Ketua, dr. Jalaluddin Yusuf, M.Kes., Sp.KJ(K) sebagai Wakil Ketua, dr. Patmawati, M.Kes., Sp.KJ sebagai Sekretaris, serta dr. Ni Wayan Wirayanti Putri Negara, M.K.M., Sp.KJ sebagai Bendahara.
Reny menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia. Dia mendorong para dokter umum di Sulawesi Tengah untuk melanjutkan pendidikan spesialis kejiwaan melalui dukungan pembiayaan daerah.
“Saya menyampaikan kepada seluruh dokter umum, silakan mendaftar spesialis jiwa. Pembiayaannya melalui program Berani Cerdas. Alhamdulillah, kemarin kita sudah melakukan launching PPDS-1. Saat ini jumlah dokter spesialis kesehatan jiwa di Sulawesi Tengah baru 14 orang. Insyaallah tahun mendatang akan bertambah,” ujarnya.
Reny juga menyoroti meningkatnya kasus gangguan mental di kalangan remaja. Gangguan bipolar, misalnya, mulai ditemukan pada siswa tingkat SMA, SMK, bahkan SMP. Sementara di wilayah Poso, tercatat cukup banyak kasus gangguan kecemasan yang memerlukan perhatian serius.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat deteksi dini, edukasi, serta layanan konsultasi dan terapi yang mudah diakses masyarakat.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus hadir memberikan pendampingan, edukasi, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Wagub.
Wakil Gubernur mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan periode 2025–2028 dapat berjalan solid hingga akhir masa bakti.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









