Generasi Z di Garda Depan Demokrasi: Deklarasi Pemuda Sigi Dukung Rizal-Samuel Pongi
INFOSULTENG.ID, Sigi – Generasi Z Kabupaten Sigi menjadi sorotan dalam deklarasi dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Sigi, Rizal Intjenae dan Samuel Yansen Pongi. Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Sepakbola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Sabtu (23/11/2024), menjadi bukti bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi dan memastikan keberlanjutan pembangunan di daerah.
Ketua Gerilya Kabupaten Sigi, Rian Hidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam Pilkada Sigi. “Hari ini adalah harinya pemuda, harinya generasi Z.
Kami, pemuda Sigi, sepakat untuk mendukung dan memenangkan pasangan Rizal-Samuel pada 27 November nanti,” tegas Rian di hadapan ratusan peserta deklarasi.
Rian memuji visi konkret Rizal-Samuel, yang meliputi pengembangan ekonomi kreatif, sanggar seni, organisasi kepemudaan, olahraga, hingga pembentukan petani milenial dan bank sampah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas Pilkada.
“Survei kita di atas, tapi jangan lengah. Jaga kandang dan pastikan Pilkada berlangsung jujur,” ujarnya.
Sebagai upaya mendukung demokrasi bersih, Ketua Koalisi Relawan dan Jaringan RESMI, Mohamad Irwan Lapatta, mengumumkan hadiah Rp10 juta bagi pemuda yang berhasil menangkap pelaku politik uang selama masa tenang.
“Pemuda adalah pilar utama demokrasi. Suara generasi Z akan menentukan masa depan Indonesia, Sulawesi Tengah, dan Sigi,” ujar Irwan, yang juga Bupati Sigi dua periode.
Irwan menyoroti berbagai program pembangunan pemuda yang telah berjalan, seperti taman budaya di RTH Taiganja dan pusat ekonomi kreatif dengan anggaran Rp700 juta.
“Saya titipkan pemuda Sigi kepada Rizal-Samuel untuk melanjutkan program ini, memperkuat kreativitas, dan mencegah hal negatif seperti radikalisme, terorisme, dan narkoba,” tandasnya.
Deklarasi ini juga mendapat dukungan dari pelaku UMKM muda seperti Reza, pemilik usaha “Kopi Anak Deker.” Ia mengapresiasi kebijakan Bupati Irwan yang pro-UMKM.
“Di luar event, kami bisa meraup Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari. Saat ada event, pendapatan kami bisa mencapai Rp2 juta. Kami berharap Pemda terus mendukung kami,” katanya.
Rizal Intjenae dan Samuel Yansen Pongi, dalam orasinya, berkomitmen untuk melanjutkan program pembangunan bagi pemuda dan menyediakan ruang untuk kreativitas, seni, dan budaya.
“Kami akan mendengar aspirasi pemuda melalui pertemuan rutin setiap 1-3 bulan sekali, guna memastikan program berjalan sesuai kebutuhan mereka,” kata Rizal.
Samuel menambahkan, “Mari kita ciptakan generasi muda yang kreatif dan inovatif di Sigi. Pemuda adalah masa depan, dan kami akan memastikan mereka memiliki ruang untuk berkarya,” pungkasnya.
Deklarasi ini menjadi momentum penting bagi pemuda Sigi untuk berdiri di garda depan, menjaga demokrasi, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








