Palu – Percikan api dari kabel internet milik XL Home menggegerkan warga di Jalan Jati, Lorong 1, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Kamis malam (7/8). Kejadian tersebut menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran akan potensi kebakaran di kawasan padat permukiman itu.

Kabel yang memercik api tersebut diketahui terpasang di salah satu tiang di area permukiman dan merupakan bagian dari layanan internet berbasis fiber optik milik XL Axiata.

“Api kecil-kecil muncul terus dari kabel itu, kami takut kalau sampai menyambar rumah,” ujar Sasmita, salah satu warga setempat.

Khawatir situasi memburuk, warga berinisiatif melapor ke PLN Palu dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Palu. Namun, kata warga, respons dari dua instansi tersebut justru mengecewakan.

“PLN dan Damkar memang datang, tapi mereka bilang itu bukan tanggung jawab mereka karena bukan kabel listrik,” lanjut Sasmita.

Upaya warga tak berhenti di situ. Mereka juga mencoba menghubungi pihak XL Home untuk melaporkan insiden tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons dari pihak operator. Bahkan, kantor XL Home yang sebelumnya berada di Palu disebut-sebut telah pindah.

“Sudah berkali-kali kami telepon dan mendatangi kantornya, tapi katanya sudah tutup atau pindah,” tambahnya.

Kondisi ini menimbulkan kecemasan mendalam di kalangan warga, mengingat potensi kebakaran sangat tinggi, apalagi di kawasan padat penduduk seperti Lorong 1, Nunu.

Warga mendesak XL Axiata selaku penyedia layanan XL Home untuk segera merespons laporan tersebut dan mengambil tindakan cepat guna mencegah kemungkinan terburuk.*