96 Kali Gempa Susulan Guncang Poso, Ribuan Warga Mengungsi
Poso – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis malam (24/7) pukul 21.06 WITA.
Gempa ini berdampak signifikan di dua kecamatan, yakni Pamona Tenggara dan Pamona Selatan, dengan kerusakan pada rumah warga serta ribuan jiwa yang harus mengungsi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada koordinat 2,01° LS dan 120,78° BT, tepatnya di darat wilayah Poso dengan kedalaman 10 kilometer.
Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Pamona Tenggara, khususnya di Desa Tokilo, Tindoli, dan Tolambo. Di Desa Tokilo, tercatat 184 kepala keluarga terdampak, dengan 4 rumah mengalami kerusakan berat dan 21 rusak ringan.
Di Desa Tindoli, 70 rumah rusak ringan, 10 rusak berat, termasuk satu unit gereja dan satu sekolah taman kanak-kanak.
Sementara itu, di Desa Tolambo, pendataan masih terus berlangsung. Adapun di Kecamatan Pamona Selatan, satu rumah di Desa Pendolo dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Bencana ini memaksa ribuan warga mengungsi ke lokasi aman. Di Desa Tokilo terdapat 596 jiwa (184 KK) mengungsi, termasuk 22 balita, 7 bayi, 85 lansia, 3 ibu hamil, dan 4 penyandang disabilitas.
Di Desa Tindoli, jumlah pengungsi mencapai 887 jiwa (266 KK), dan di Desa Tolambo sebanyak 528 jiwa (159 KK), termasuk kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan disabilitas.
Berdasarkan laporan resmi BPBD Sulteng, gempa susulan tercatat sebanyak 96 kali, sehingga warga masih bertahan di pos-pos pengungsian dengan kewaspadaan tinggi.
BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Poso telah melakukan langkah tanggap darurat, termasuk asesmen lapangan, evakuasi warga, koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan, serta mendirikan tenda pengungsian.
Hingga laporan ini diturunkan, terdapat empat orang mengalami luka ringan akibat gempa, masing-masing dua orang dari Desa Tindoli dan dua dari Desa Tolambo.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








