SATRIA Sulteng Konsolidasi Perkuat Struktur Menuju Agenda Politik 2029
Palu – Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Sulawesi Tengah menggelar Temu SATRIA Sulteng bertema “Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Raya” di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Rabu (20/5).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan simpatisan dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Donggala. Sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra turut ambil bagian, di antaranya PIRA (Perempuan Indonesia Raya), TIDAR (Tunas Indonesia Raya), serta organisasi sayap lainnya.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, kegiatan itu juga dikemas dalam suasana hiburan dan silaturahmi. Panitia menghadirkan berbagai hiburan dan membagikan doorprize yang semakin menambah antusias peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina SATRIA Sulteng Rusdy Mastura, perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola yakni Alimuddin Paada, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota Fraksi Gerindra, jajaran pengurus DPD Gerindra Sulteng, pengurus SATRIA tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Sekretaris Umum SATRIA Sulteng Nizar Rahmatu.
Ketua Umum SATRIA Sulteng, Mohamad Irwan Lapatta, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan sekaligus mempererat konsolidasi internal organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Menurut Irwan, kegiatan itu awalnya direncanakan sebagai agenda halal bihalal, namun baru dapat dilaksanakan setelah bulan Syawal karena menyesuaikan kesiapan organisasi.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan karena pengurus SATRIA Sulteng sudah terbentuk dan telah memiliki SK. Beberapa kabupaten/kota juga sementara dalam proses pembentukan, seperti Donggala, Tojo Una-Una, Parigi Moutong, Poso, Banggai, Banggai Laut, hingga Morowali,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra yang menargetkan kemenangan pada pemilihan legislatif, pemilihan presiden, hingga pemilihan kepala daerah di berbagai tingkatan.
Menurutnya, SATRIA sebagai organisasi sayap Partai Gerindra memiliki tanggung jawab memperkuat struktur dan kerja politik partai di daerah.
“Harapannya tidak hanya menjadi slogan atau tagline, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata. Setelah seluruh kepengurusan kabupaten/kota terbentuk, kami akan terus bergerak dan berkoordinasi,” katanya.
Mantan Bupati Sigi itu juga menargetkan peningkatan perolehan kursi Gerindra di daerah pemilihan Donggala-Sigi pada Pemilu mendatang. Ia optimistis kekuatan kader dan jaringan relawan mampu mendorong pencapaian target tersebut.
“Kita ingin Gerindra semakin kuat. Dengan kerja keras dan kekompakan, target politik partai bisa tercapai,” ungkapnya.
Irwan menambahkan, SATRIA tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi juga fokus pada advokasi masyarakat kecil, penanganan kebencanaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia menyebut komposisi kepengurusan SATRIA diisi berbagai elemen, mulai dari aktivis, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas pencak silat yang dinilai menjadi kekuatan organisasi.
“Semua unsur itu kami satukan agar menjadi kekuatan besar untuk mendukung cita-cita partai dan hasil keputusan Rakerda,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan simpatisan SATRIA yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar yang dinilai turut memberikan dukungan dan masukan bagi penguatan organisasi SATRIA di Sulawesi Tengah.
Sebagai informasi, pelantikan pengurus SATRIA Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









