Nurhalis Nur Soroti Layanan Air dan Perjuangkan Aspirasi Penyintas Huntap Balaroa
Palu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Nurhalis Nur, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi warga Hunian Tetap (Huntap) Balaroa dan Donggala Kodi, terutama terkait layanan dasar seperti air bersih dan kebutuhan masyarakat penyintas bencana.
Hal itu disampaikan Nurhalis saat menggelar kegiatan reses di kawasan Huntap Balaroa, Kecamatan Palu Barat, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Awalnya, reses untuk warga Donggala Kodi dijadwalkan berlangsung terpisah, namun akhirnya digabung dalam satu pertemuan agar seluruh aspirasi masyarakat dapat dihimpun secara bersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Nurhalis memberikan apresiasi kepada tokoh adat, ketua RT, tokoh perempuan, serta generasi muda yang selama ini aktif membangun lingkungan. Dia berharap anak-anak muda dari Balaroa dan Donggala Kodi dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Kota Palu yang lebih maju dan sejahtera.
Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat setempat. Menurutnya, Balaroa bukan hanya tempat tinggal, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama lebih dari tiga dekade.
“Saya sudah tinggal di Balaroa sejak tahun 1994. Karena itu saya merasa memiliki ikatan batin yang kuat dengan masyarakat di sini,” ujar Nurhalis.
Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius dalam reses tersebut adalah layanan air bersih di kawasan huntap. Nurhalis mengaku telah memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) bersama Perumda Air Minum untuk membahas keluhan warga terkait pembayaran dan distribusi air.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang kehilangan akses air bersih hanya karena kendala pembayaran tanpa adanya komunikasi dan solusi dari pihak terkait.
Menurutnya, Perumda sebagai bagian dari Pemerintah Kota Palu harus lebih proaktif mendatangi masyarakat dan mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi warga.
“Tidak ada masyarakat yang tidak ingin membayar air. Namun ada kondisi tertentu yang harus dipahami, apalagi sebagian besar warga huntap adalah penyintas bencana yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah,” kata Nurhalis.
Nurhalis menilai warga Huntap Balaroa, Huntap Duyu, maupun Huntap Tondo masih memerlukan kebijakan khusus agar kebutuhan dasar dan kesejahteraan keluarga dapat terpenuhi. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Palu terus menghadirkan program yang berpihak kepada para penyintas.
Sebagai bentuk keterbukaan dan pelayanan kepada masyarakat, Nurhalis juga membagikan nomor telepon pribadinya agar warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemerintah kelurahan, kecamatan maupun organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua RT yang telah mengabdi selama 18 tahun tersebut turut menyampaikan penghormatan kepada para ketua RT dan RW yang selama ini berada di garis depan melayani masyarakat tanpa mengenal waktu.
Di akhir kegiatan, Nurhalis mengajak seluruh warga untuk terus menjaga komunikasi dan memanfaatkan program-program pemerintah yang dipaparkan oleh OPD terkait, sehingga aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara nyata demi peningkatan kesejahteraan warga Huntap Balaroa dan Donggala Kodi.
OPD yang turut menghadiri reses tersebut adalah Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Reses tersebut turut dihadiri koordinator reses Dapil IV, Degrita DK. Tobigo, S.Sos., M.Si., dan A. Agustiartie Fitriyani T, SH., serta pendamping Liliwati S.Sos., dan Zulkifli Katili. RIL
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








