Anwar Hafid Resmi Jadi Anggota Kehormatan IKA PMII

waktu baca 3 menit
Suasana pengukuhan Anggota Kehormatan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) pada Pelantikan Pengurus Wilayah IKA PMII Sulawesi Tengah. (FOTO: Istimewa)

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) pada Pelantikan Pengurus Wilayah IKA PMII Sulawesi Tengah, Rapat Kerja, dan Dialog Publik bertema Optimalisasi dan Penguatan SDM Alumni Pergerakan Mewujudkan Sulteng Nambaso, di Grand Sya Hotel Palu, Minggu (28/6).

Pengukuhan ditandai dengan penyematan seragam IKA PMII oleh Ketua Umum Pengurus Besar IKA PMII, Fathan Subchi, disaksikan jajaran pengurus, pejabat daerah, akademisi, dan ratusan alumni PMII dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar IKA PMII sebagai bentuk apresiasi atas integritas, dedikasi, serta komitmen Anwar Hafid yang dinilai sejalan dengan visi dan nilai perjuangan organisasi.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Ini adalah penghargaan pertama yang saya terima sebagai anggota kehormatan IKA PMII. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan saya siap mendukung misi organisasi di mana pun saya berada,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur memaparkan filosofi Sulteng Nambaso sebagai arah pembangunan Sulawesi Tengah. Menurutnya, “Nambaso” tidak hanya berarti besar dari sisi wilayah, tetapi juga mencerminkan tekad membangun daerah yang unggul dalam kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan bukan semata luas wilayah, tetapi bagaimana masyarakat semakin cerdas, sehat, sejahtera, dan memiliki daya saing,” katanya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjalankan sembilan program prioritas BERANI, dengan fokus utama saat ini pada BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.

Melalui BERANI Cerdas, pemerintah terus memperluas akses pendidikan, termasuk mendorong sistem pendaftaran sekolah secara daring hingga seluruh kabupaten dan kota, meski masih menghadapi tantangan keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah terpencil.

Sementara melalui BERANI Sehat, pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan meskipun mengalami kendala administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kondisi keuangan daerah boleh terbatas, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Orang yang sakit harus tetap dilayani, anak-anak harus tetap bisa sekolah. Itu komitmen pemerintah,” tegasnya.

Anwar Hafid juga menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pemerataan elektrifikasi. Saat ini masih terdapat sekitar 65 desa yang belum menikmati listrik PLN, turun dari sekitar 89 desa beberapa tahun lalu. Pemerintah menargetkan seluruh desa di Sulawesi Tengah telah teraliri listrik sebelum 2029.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, termasuk pelatihan bahasa Mandarin untuk memperbesar peluang kerja masyarakat di kawasan industri Sulawesi Tengah.

Di sisi lain, Gubernur menyoroti pentingnya keadilan fiskal bagi daerah penghasil sumber daya alam. Menurutnya, daerah penghasil perlu memperoleh porsi penerimaan negara yang lebih proporsional agar pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal. Aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui Komisi XI DPR RI.

Sementara itu, Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, mengajak seluruh alumni PMII mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional.

Menurutnya, IKA PMII harus menjadi mitra kritis pemerintah yang mampu menghadirkan gagasan, pengawasan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin demokrasi melahirkan manfaat bagi rakyat. Semua elemen harus bersatu, saling menguatkan, dan bersama-sama mengawal pembangunan agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan Pengurus Wilayah IKA PMII Sulawesi Tengah diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi alumni sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan menuju terwujudnya Sulteng Nambaso.*

Tinggalkan Balasan