Kualitas Udara Palu Awal 2026 Masih Relatif Aman
Palu – Kualitas udara di Kota Palu selama Januari hingga Mei 2026 secara umum masih tergolong baik hingga sedang. Berdasarkan laporan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Lore Lindu Bariri, kondisi udara di Palu masih relatif aman bagi masyarakat meski beberapa kali terjadi peningkatan polusi.
Dalam laporan tersebut, kadar PM2.5 atau partikel halus di udara sebagian besar berada pada kategori sedang, yakni sekitar 71 persen. Sementara 27 persen lainnya masuk kategori baik. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara di Kota Palu masih cukup terjaga, namun tetap perlu diwaspadai terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Sementara itu, kondisi PM10 atau debu kasar di udara tercatat lebih baik. Sebanyak 94 persen hari berada pada kategori baik dan hanya lima persen masuk kategori sedang. Hampir tidak ada kondisi udara yang masuk kategori tidak sehat akibat debu kasar tersebut.
Meski begitu, laporan itu juga mencatat adanya lonjakan polusi udara pada 5 Januari 2026. Saat itu, kadar PM2.5 mencapai 221 µg/m³ dan masuk kategori berbahaya. Sedangkan PM10 tercatat 304 µg/m³ atau berada pada kategori tidak sehat.
Hasil analisis menunjukkan polutan yang masuk ke Kota Palu diduga berasal dari kawasan Asia Tenggara. Massa udara yang membawa partikel polusi bergerak dari luar wilayah dan ikut memengaruhi kualitas udara di Kota Palu.
GAW Lore Lindu Bariri berharap data tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kualitas udara serta mendorong langkah pencegahan agar udara di Kota Palu tetap bersih dan aman bagi kesehatan.
Penulis:
Asep Firman Ilahi – Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri-Poso
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









