Palu – Mantan Bupati Sigi dua periode, Irwan Lapatta, sempat dirumorkan maju sebagai calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah, ditandai dengan adanya poster beredar di Facebook. Namun sebaliknya, saat diwawancara, Irwan justru menyatakan sikapnya untuk tidak maju dalam bursa kepemimpinan Asprov PSSI Sulteng.

Dia memilih memberikan kesempatan kepada figur-figur yang dinilainya lebih kompeten demi membawa sepak bola Sulteng ke arah yang lebih baik dan berprestasi.

Irwan menilai dua kandidat yang mencuat saat ini, Hadianto Rasyid dan Anwar Hafid, sebagai sosok terbaik dengan rekam jejak yang sama-sama teruji dalam memimpin organisasi. Menurutnya, perbedaan keduanya terletak pada latar pengalaman.

Hadianto dikenal melalui kiprahnya di level Asprov saat menjadi Wali Kota Palu, sementara Anwar pernah memimpin ASKAB PSSI Morowali saat menjabat sebagai Bupati.

“Pemilihan ketua Asprov sepenuhnya berada di tangan pemilik suara, ASKAB kabupaten dan kota. Yang paling penting adalah melihat konsep, desain program, serta perencanaan yang terstruktur untuk masa depan sepak bola Sulawesi Tengah,” tegas Irwan, Senin, 15 Desember 2025.

Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk kembali mengingat masa kejayaan sepak bola Sulteng di era para tokoh terdahulu.

Irwan mengenang almarhum Azis Lamadjido, yang membawa Persipal Palu berjaya dan mampu bersaing di kawasan Indonesia Timur hingga Pulau Jawa. Kala itu, perhatian terhadap pemain begitu besar, mulai dari fasilitas perumahan hingga pengangkatan sebagai pegawai pemerintah daerah.

Selain itu, Irwan menyinggung masa kepemimpinan Rusdy Mastura (Cudy) sebagai Gubernur Sulteng, yang menurutnya menjadi periode lompatan besar sepak bola daerah dengan ambisi menembus Liga II hingga Liga I nasional.

“Kini tinggal kita lihat, seperti apa gagasan besar yang ditawarkan Pak Hadi dan Pak Anwar untuk sepak bola Sulteng ke depan,” ujar Irwan.

Di akhir pernyataannya, Irwan mengingatkan agar ASKAB sebagai penentu suara tidak terbuai janji-janji manis tim sukses masing-masing kandidat.

Irwan menekankan pentingnya memilih berdasarkan kualitas program dan visi yang jelas demi menjaga mutu dan masa depan sepak bola Sulawesi Tengah.

“Bravo Asprov PSSI Sulawesi Tengah,” tandas Irwan. RIL