Wagub Reny: Pemerintahan Efektif Harus Dimulai dari Data yang Akurat
Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny Lamadjido, menegaskan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Akurasi data adalah kunci dalam setiap perencanaan, pengawasan, hingga evaluasi kebijakan. Tanpa data yang valid, keputusan strategis akan meleset dari sasaran,” ujar Wagub Reny, saat memimpin rapat bersama tim Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) di ruang kerjanya, Rabu, 6 Agustus 2025.
Ia mengapresiasi kehadiran tim Itjen Kemendagri di Sulawesi Tengah yang datang dalam rangka asistensi dan evaluasi tata kelola pemerintahan daerah.
Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan berbasis data.
“Semoga kegiatan ini bisa mempercepat pencapaian visi pembangunan Sulawesi Tengah dan mendukung nawacita Gubernur,” tambahnya.
Wagub juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk lebih teliti dalam menyajikan data. Ketidaktepatan data, menurutnya, akan berdampak langsung pada efektivitas kebijakan dan lemahnya fungsi pengawasan.
Sementara itu, Perwakilan Itjen Kemendagri, Dwi Budi Wahyuningsih, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah, khususnya dalam optimalisasi fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
“Kami berharap komitmen pemerintah daerah semakin kuat dalam menyediakan dan menganalisis data. Itu akan memudahkan kami dalam memberikan asistensi yang tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), metodologi analisis data, serta dorongan terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi berbasis digital.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Provinsi Sulawesi Tengah, sejumlah kepala perangkat daerah, pejabat struktural, serta jajaran Itjen Kemendagri. Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi dan penguatan fungsi pengawasan internal adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang efisien dan berdaya saing.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







