Palu – Aktivitas arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, terpantau masih berjalan lancar. Hingga Selasa malam, 17 Maret 2026, jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan tersebut mencapai sekitar 1.800 orang.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Kota Palu, Christian Moreys Nainggolan menjelaskan, pada hari itu tercatat sekitar 700 penumpang berangkat menuju sejumlah pelabuhan tujuan seperti Balikpapan, Parepare, Makassar hingga Larantuka. Sementara itu, 1.100 penumpang tiba di Pelabuhan Pantoloan dari wilayah Tarakan dan Nunukan.

“Untuk arus mudik ini memang terlihat lebih padat dibandingkan beberapa hari sebelumnya,” ujar Christian.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan pergerakan penumpang pada 13 Maret 2026, jumlah tersebut justru mengalami sedikit penurunan. Pada tanggal tersebut tercatat sekitar 980 penumpang berangkat dan sekitar 2.300 penumpang tiba di Pelabuhan Pantoloan.

Menurutnya, perbedaan jumlah penumpang tersebut juga dipengaruhi oleh perbedaan rute kapal. Pada 13 Maret lalu, rute pelayaran lebih banyak menuju Balikpapan dan Surabaya, sedangkan pada 17 Maret dominan ke arah Makassar.

Selain itu, Christian mengungkapkan terdapat sekitar 21 penumpang yang tidak jadi berangkat. Pihak operator kapal telah mencoba menghubungi penumpang tersebut, namun tidak mendapat respons sehingga mereka dianggap membatalkan perjalanan.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang pada angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini salah satunya dipicu oleh program diskon tiket sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Program stimulus tersebut masih berlaku hingga 5 April 2026 dan juga dapat dimanfaatkan oleh penumpang pada arus balik Lebaran, selama kuota yang tersedia belum habis.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Teluk Palu, Marvin Arifin Gustira, memastikan pengawasan terhadap arus mudik terus dilakukan melalui posko terpadu yang melibatkan berbagai instansi terkait.

Marvin mengatakan, secara umum aktivitas di tiga pelabuhan yang melayani penumpang di wilayah tersebut, yakni Pelabuhan Pantoloan, Donggala, dan Wani, berjalan lancar.

“Alhamdulillah, sejauh ini arus mudik berjalan lancar. Beberapa kapal penumpang juga sudah beroperasi normal,” kata Marvin

Saat ini terdapat tiga kapal utama yang melayani arus mudik, terdiri dari dua kapal milik PT Pelni, satu kapal dari Dharma Kencana, serta kapal Sabuk Nusantara 89.

Armada kapal tersebut juga akan kembali beroperasi untuk melayani arus balik Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat pada 23 hingga 25 Maret 2026.

Pihak pelabuhan mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus balik agar memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi serta datang ke pelabuhan minimal dua jam sebelum keberangkatan kapal guna menghindari keterlambatan. RIL