Program Berani Cerdas Sasar Mahasiswa S2 dan S3 Sulteng Tahun 2026

waktu baca 2 menit
[radio_player id="2"]
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, didampingi Sekdaprov Sulteng, Novalina, saat menjelaskan program berani cerdas ke jurnalis. (FOTO: ISTIMEWA)

Palu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan perluasan Program Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026.

Program ini merupakan kebijakan pendidikan yang diinisiasi Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Perluasan beasiswa tersebut difokuskan pada bidang keilmuan yang dinilai menjadi kebutuhan strategis Sulawesi Tengah, antara lain kedokteran spesialis, pertambangan, keperawatan, notariat, profesi insinyur, serta tenaga ahli strategis lainnya.

Pemprov Sulteng akan menanggung biaya pendidikan penerima beasiswa, dengan ketentuan lulusan diwajibkan kembali mengabdi di daerah sesuai bidang keahliannya.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa pemberian beasiswa untuk jenjang S2 dan S3 akan dilakukan secara selektif dengan jumlah penerima yang terbatas.

“Jenjang S2 dan S3 akan dilakukan secara selektif karena kuotanya terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah,” ujar Anwar.

Rencana penguatan Program Berani Cerdas tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan perguruan tinggi di Sulawesi Tengah yang berlangsung di Kantor Gubernur, Kamis (8/1).

Menurut Anwar, Program Berani Cerdas dirancang sebagai kebijakan jangka menengah untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM Sulawesi Tengah,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas manusianya,” ucap Anwar.

Sepanjang tahun 2025, Program Beasiswa Berani Cerdas tercatat telah menjangkau 23.569 penerima dengan total alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar.*

Tinggalkan Balasan