Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi membuka pelatihan Bahasa Mandarin yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan dan Pendidikan Yayasan Cahaya Ilmu Kreatif, Senin, 5 Januari 2025.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program Berani Cerdas serta hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Yayasan Cahaya Ilmu Kreatif dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia daerah.
Gubernur Anwar menyampaikan bahwa pelatihan Bahasa Mandarin telah menjadi perhatian sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Morowali. Dia menilai kebutuhan penerjemah Bahasa Mandarin di kawasan industri, khususnya di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), masih cukup tinggi.
Menurutnya, selama ini kebutuhan penerjemah tersebut sebagian besar dipenuhi oleh tenaga kerja dari luar daerah, sehingga pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah Sulawesi Tengah.
“Harapan saya diseriusi pelatihan ini karena kita butuh banyak penerjemah,” harapnya.
Gubernur juga mendorong agar pelatihan tersebut dilaksanakan secara serius dan berkelanjutan, mengingat peluang kerja di sektor industri masih terbuka, terutama di wilayah Morowali dan sekitarnya.
Selain itu, ia meminta pihak yayasan untuk menyusun kurikulum pelatihan Bahasa Mandarin yang terstruktur dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri, sehingga peserta pelatihan tidak hanya memiliki kemampuan bahasa, tetapi juga memahami konteks kerja di lapangan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, akan mendukung upaya penyaluran lulusan pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing, khususnya dari Tiongkok, di kawasan industri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Farid R. Lembah, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan H. Firmanza DP, S.H., M.Si, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Richard A. Djanggola, S.E., M.S.A, Plt Kepala Dinas Nakertrans Dony Budjang, serta Anggota DPRD Sulawesi Tengah Hidayat Pakamundi.*