INFOSULTENG.ID, Jakarta – Menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2025, Korlantas POLRI bersama PT Jasa Raharja dan sejumlah stakeholder lainnya menegaskan kesiapan mereka dalam memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam acara “Mudik Aman, Keluarga Nyaman Bersama Korlantas POLRI” yang digelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (14/3).

Acara tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Ketupat 2025 yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengamanan di jalur-jalur utama mudik, seperti jalan tol, jalan nasional, pelabuhan penyeberangan, hingga tempat wisata.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, termasuk Wakapolri Komjen Pol. Ahmad Dofiri, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, serta perwakilan pemerintah dan sektor transportasi.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 2.838 posko pengamanan, pos terpadu, dan pos pelayanan di berbagai titik strategis.

Selain itu, sekitar 93.000 personel dari Korlantas, TNI, Polri, serta stakeholder lainnya akan dikerahkan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik.

“Semua strategi telah dipersiapkan, termasuk pengamanan di bandara, terminal, dan stasiun. Kami juga melakukan rekayasa lalu lintas agar perjalanan lebih lancar,” ujar Agus.

Ia juga menyoroti tantangan khusus tahun ini, yakni irisan antara perayaan Nyepi dan Idulfitri yang berdekatan. Untuk menghormati Hari Raya Nyepi, akses dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Gilimanuk, Bali, akan ditutup pada 28 Maret 2025 pukul 17.00 WIB, sementara jalur sebaliknya tetap dibuka.

Salah satu perhatian utama dalam Operasi Ketupat 2025 adalah keselamatan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua. Berdasarkan data tahun lalu, 75% kecelakaan saat mudik melibatkan kendaraan roda dua.

Oleh karena itu, pemerintah kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudik menggunakan motor dan memanfaatkan program Mudik Gratis Kementerian/BUMN, dengan PT Jasa Raharja sebagai koordinator.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk mendirikan 22 posko di titik rawan kecelakaan dan titik lelah guna memastikan pemudik dalam kondisi aman selama perjalanan.

“Pemudik motor tidak bisa dihindari, sehingga perlu strategi dan SOP yang matang untuk menjaga keselamatan mereka. Kami sudah menyiapkan berbagai upaya, termasuk pengamanan ekstra di jalur rawan kecelakaan,” jelas Rivan.

Selain itu, PT Jasa Raharja telah melakukan persiapan preemtif dan preventif dengan mengerahkan tim di 29 kantor wilayah dan 63 cabang di seluruh Indonesia.

Acara ini juga diisi dengan diskusi lintas sektor yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Detik.com, Alfito Deannova Gintings.

Diskusi ini menjadi wadah bagi para stakeholder untuk berbagi strategi dalam memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025.*