Kelangkaan Pupuk Mengancam Musim Tanam Petani di Desa Mawomba

waktu baca 2 menit
Gambar hanya ilustrasi. (Foto: kedaulatanpangan.org)

TOUNA – Para petani di Desa Mawomba, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-una, mengeluhkan kelangkaan pupuk yang mereka alami pada musim tanam ini. Kondisi ini menyebabkan kesulitan bagi para petani untuk mendapatkan pupuk yang diperlukan untuk tanaman padi mereka.

“Sudah memerlukan pupuk, tapi dicari di mana-mana susah. Waktunya pemupukan padi, tapi pupuk tidak ada. Kasihan petani,” ungkap Ketua Kelompok Suka Damai, Desa Mawomba, Anton, Senin, 5 Agustus 2024.

Pria yang akrab disapa Abba ini menjelaskan bahwa kelangkaan pupuk sangat berdampak pada proses pertanian mereka. Musim tanam yang seharusnya menjadi momen penting untuk memastikan pertumbuhan padi yang optimal justru menjadi penuh kekhawatiran karena ketiadaan pupuk yang sangat dibutuhkan.

Dia dan petani lainnya berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan solusi terhadap masalah ini. “Tolong pemerintah untuk memperhatikan petani,” harapnya.

Para petani di Desa Mawomba berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini dan memastikan ketersediaan pupuk di daerah mereka. Mereka khawatir jika kelangkaan pupuk ini terus berlanjut, hasil panen mereka akan terganggu dan memengaruhi kesejahteraan mereka.

Anton juga mengeluhkan bahwa sejauh ini pemerintah kerap salah sasaran dalam mendistribusikan pupuk kepada petani. “Kalau ada pupuk subsidi biasanya salah sasaran. Panen lalu kelompok saya tidak dapat. Yang dapat justru pekerja. Harusnya pupuk subsidi itu disalurkan pada pemilik sawah,” keluhnya.

Sementara itu, pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini, mengingat pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut.

Tindakan cepat dan tepat diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan petani dan memastikan musim tanam kali ini dapat berjalan dengan baik. (FR)

Tinggalkan Balasan