267 Mahasiswa Siap Terima Beasiswa UKT Program Berani Cerdas Tahap Kedua
Palu – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Awaludin, menyampaikan bahwa pemerintah terus memproses pencairan bantuan beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun 2025 dalam program Berani Cerdas, yang merupakan program unggulan Gubernur Sulteng.
Hingga saat ini, sebanyak 267 mahasiswa telah lolos verifikasi dari Dinas Pendidikan Tinggi (Diktar) dan dokumen mereka telah diterima Biro Kesra untuk tahap validasi dan pengajuan SK pencairan. Sebelumnya, tahap pertama telah tersalurkan kepada 20 mahasiswa penerima beasiswa.
“Validasi ini penting untuk mengunci keabsahan dokumen, termasuk KTP dan data kemiskinan, agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujar Awaludin.
Dari 267 data yang masuk, terdapat 4 mahasiswa yang masih harus melengkapi dokumen. Dia menegaskan akan mempercepat proses pencairan begitu seluruh persyaratan terpenuhi. Bahkan, pihaknya menargetkan proses validasi bisa dilakukan dalam satu hari jika dokumen lengkap.
Sebagai bentuk dukungan teknis, Pemerintah Sulawesi Tengah juga menjalin kerja sama dengan Bank Sulteng untuk mempermudah pembukaan rekening bagi para penerima bantuan. Biaya administrasi, termasuk pendaftaran dan materai, telah digratiskan untuk meringankan beban mahasiswa.
“Ini adalah bentuk komitmen kami agar bantuan UKT benar-benar digunakan untuk keperluan pendidikan, bukan disalahgunakan. Karena itu, kami arahkan penyaluran langsung ke rekening mahasiswa yang sudah diverifikasi,” tegas Awaludin.
Program Berani Cerdas ini diharapkan mampu membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi, sesuai dengan visi dan misi Gubernur Sulteng dalam membangun generasi cerdas dan berdaya saing.
Pihak Biro Kesra memastikan bahwa seluruh proses dijalankan sesuai SOP dan juknis yang berlaku, dan hanya bertanggung jawab pada aspek administrasi dan pencairan dana setelah data tervalidasi dari dinas terkait.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









