Tim SAR Lakukan Pencarian Dua Pendaki Tersesat di Gunung Dako
TOLITOLI – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu menerima laporan kondisi membahayakan manusia berupa dua orang pendaki yang tersesat di Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Selasa (24/3).
Laporan awal diterima dari rekan korban, Reza, pada pukul 14.16 WITA. Berdasarkan informasi tersebut, lokasi kejadian berada di koordinat 1°5’8.15″N – 120°57’11.96″E, sekitar 17 kilometer arah timur laut dari Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa insiden bermula pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Saat itu, kedua korban bersama dua rekannya melakukan pendakian di Gunung Dako.
“Setibanya di sekitar Pos 3, dua korban memutuskan beristirahat karena kelelahan, sementara dua rekannya melanjutkan perjalanan menuju puncak,” jelasnya.
Sekitar pukul 13.00 WITA, dua rekan korban kembali ke Pos 3. Namun, keduanya tidak lagi menemukan korban di lokasi tersebut. Upaya pencarian awal telah dilakukan di sekitar area, namun hingga laporan disampaikan, kedua pendaki belum ditemukan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Unit Siaga SAR Tolitoli untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 14.34 WITA, Tim Rescue USS Tolitoli diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan kendaraan rescue.
Adapun identitas korban yang masih dalam pencarian yakni:
Moh. Agil (21 tahun)
Moh. Rifal (18 tahun)
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue USS Tolitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, seperti rescue car, peralatan navigasi, peralatan jungle, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung. Perkembangan lebih lanjut dari operasi SAR akan dilaporkan kemudian.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









