Temuan Baru Basarnas dalam Operasi SAR Pesawat ATR 42-500

waktu baca 2 menit
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan perkembangan terbaru operasi SAR Pesawat ATR 42-500. (FOTO: HUMAS BASARNAS)

Makassar – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terus berlanjut.

Hingga Kamis, 22 Januari 2026, tim SAR gabungan telah menemukan sembilan paket body part di area pencarian, sementara enam korban lainnya masih dalam proses evakuasi.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa istilah body part yang dilaporkan dari lapangan tidak semata-mata merujuk pada bagian tubuh manusia, melainkan juga mencakup bagian dari badan pesawat yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Perlu kami luruskan bahwa body part dalam laporan lapangan dapat berupa bagian pesawat maupun bagian dari anggota tubuh korban. Hingga hari ini, total yang telah ditemukan sebanyak sembilan paket body part. Selain itu, masih terdapat enam korban yang sedang dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Mohammad Syafii.

Syafii menegaskan, proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terukur dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel. Medan pencarian yang terjal serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri dalam operasi ini.

Seluruh temuan korban selanjutnya akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Basarnas memastikan bahwa setiap perkembangan operasi SAR akan disampaikan kepada publik melalui informasi resmi dan terverifikasi. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya serta menyerahkan sepenuhnya proses pencarian dan evakuasi kepada tim SAR gabungan.*

Tinggalkan Balasan