Tanggul Sungai di Sigi Jebol, Rumah Warga Terendam Banjir
Sigi – Banjir kembali melanda wilayah Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, pada Senin malam, 14 Juli 2025, sekitar pukul 20.00 WITA.
Bencana ini disebabkan oleh jebolnya tanggul penahan aliran Sungai Mafane, yang tak mampu menahan derasnya debit air akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Akibat jebolnya tanggul, air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 cm. Selain itu, banjir juga membawa material lumpur yang memperparah kondisi di lapangan.
Kepala Desa Tuva, Bahtiar, menyampaikan bahwa rumah yang terdampak banjir belum bisa ditempati meskipun air mulai surut.
“Air sudah surut, cuman sempat merendam rumah warga,” kata Bahtiar saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp.
Dia meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan warga tetap siaga menghadapi kemungkinan bencana susulan.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk segera bergotong royong membersihkan rumah dan lingkungan terdampak agar meminimalkan risiko kerugian lebih lanjut.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ungkap Bahtiar.
Pada 20 Januari 2025, Desa Tuva juga sempat dilanda banjir besar akibat curah hujan ekstrem. Saat itu, banjir merendam permukiman, persawahan, dan mengganggu akses warga. RIL
Berita ini mengalami perubahan pada judul demi keakuratan informasi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








