SANGGANIPA Minta BERANI Patuhi Aturan Kampanye Pasca Viralnya Isu BK di Kemasan Kopi

waktu baca 2 menit
Andono Wibisono, Kepala Pusat Data, IT dan Media SANGGANIPA. (Foto: IST)

INFOSULTENG.ID, Palu — Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 3, Rusdy Mastura dan Sulaeman Agusto Hambuako (SANGGANIPA), menyatakan keberatan terhadap gerai kopi Arobi yang menjual kopi kemasan siap saji dengan bahan kampanye (BK) paslon nomor urut 2, Anwar Hafid dan Renny Lamajido (BERANI), tercetak di kemasannya.

“Apakah ini bentuk sumbangan dari pihak gerai kopi? Kalau memang sumbangan, apakah sudah dilaporkan?” ujar Andono Wibisono, Juru Bicara SANGGANIPA, Kamis (14/11/2024).

Andono, yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Data, IT, dan Media SANGGANIPA, menekankan bahwa distribusi bahan kampanye di gerai kopi dan dijual ke masyarakat umum berpotensi melanggar aturan kampanye.

“Kami meminta agar paslon nomor dua mematuhi peraturan kampanye yang berlaku dan segera menarik produk kopi tersebut dari peredaran,” tegasnya.

Ia juga berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dapat mengawal pelaksanaan kampanye sesuai aturan.

Sebelumnya, foto dan video kopi siap saji berlabel “AROBI” beredar di media sosial, menampilkan gambar dan nomor urut pasangan “BERANI” di bagian penutup kemasan. Unggahan ini bahkan dibagikan oleh influencer serta pemilik gerai kopi tersebut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulteng, Nasrun, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait keberadaan bahan kampanye pada kemasan kopi. “Kami akan memanggil pemilik usaha untuk meminta klarifikasi,” kata Nasrun.

Ia menjelaskan bahwa ketentuan BK diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 13 Tahun 2024 tentang Kampanye, yang melarang pembagian BK kepada kelompok tertentu seperti anak-anak, ASN, TNI, dan Polri, serta pelarangan distribusi di lokasi terlarang seperti tempat ibadah.

Sampai saat ini, pemilik gerai kopi Arobi, Ko Roby, menyatakan masih melakukan koordinasi terkait kemasan yang menampilkan bahan kampanye tersebut.

Tinggalkan Balasan