Rahmawati M Nur Nahkodai IKA PMII Sulawesi Tengah Periode 2026–2030

waktu baca 3 menit
Pelantikan pengurus IKA PMII Sulteng periode 2026-2030. (FOTO: Istimewa)

Palu – Rahmawati M. Nur resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sulawesi Tengah periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IKA PMII, Fathan Subchi, di Grand Sya Hotel, Palu, Minggu, 28 Juni 2026.

Selain Rahmawati M. Nur, turut dilantik jajaran pengurus lainnya, yakni Sekretaris Dr. Sahran Raden dan Bendahara Muhammad Safri.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid juga dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan IKA PMII sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Rahmawati menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun organisasi alumni yang solid, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Tengah.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah besar. Amanah untuk menghadirkan organisasi alumni yang lebih solid, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Rahmawati menegaskan kesiapan IKA PMII menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Menurutnya, IKA PMII memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, mulai dari akademisi, profesional hingga para doktor yang siap mengabdikan ilmu dan pengalamannya untuk kemajuan daerah.

“Pak Gubernur jangan takut dengan alumni PMII. Di dalam tubuh alumni PMII banyak pemikir, banyak doktor yang siap mengabdi dan bersama-sama mengawal serta menyukseskan seluruh program pembangunan di Sulawesi Tengah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dijalankan melalui Program BERANI. Menurutnya, program BERANI Cerdas dan BERANI Sehat telah memberikan manfaat nyata yang mulai dirasakan masyarakat di berbagai daerah.

Meski demikian, Rahmawati berharap sejumlah program lain dapat dipercepat pelaksanaannya, khususnya BERANI Lancar yang berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah pedalaman.

Menurutnya, akses jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama memudahkan petani mendistribusikan hasil panen ke pusat-pusat perdagangan.

Selain itu, ia juga meminta perhatian pemerintah terhadap pemerataan akses listrik melalui Program BERANI Menyala. Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pelosok yang belum menikmati layanan listrik secara optimal.

“Masih ada masyarakat di pelosok yang belum menikmati layanan listrik secara optimal. Hal itu tentu menjadi perhatian yang perlu terus diperjuangkan karena kami juga merupakan penyambung aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Usai pelantikan, PW IKA PMII Sulawesi Tengah menggelar dialog publik yang membahas berbagai isu strategis pembangunan daerah. Salah satu agenda utama yang dihasilkan dalam forum tersebut adalah dorongan reformulasi Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Sulawesi Tengah.

Rahmawati menilai sebagai daerah penghasil sumber daya alam sekaligus pusat hilirisasi, Sulawesi Tengah telah memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara sehingga layak memperoleh skema pembagian dana yang lebih berkeadilan

“Mudah-mudahan melalui dialog ini kita dapat menghasilkan rekomendasi yang nantinya akan disampaikan kepada Komisi XI DPR RI agar Sulawesi Tengah mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat,” tuturnya.*

Tinggalkan Balasan