Kapolda Sulteng Tegaskan Netralitas Polri dalam Pengamanan Pilkada Serentak 2024
INFOSULTENG.ID, Palu– Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol. Agus Nugroho, memberikan arahan tegas dalam Apel Pergeseran Pasukan Personel Polda Sulteng yang digelar Sabtu, 23 November 2024.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pengamanan jelang Pilkada Serentak 2024 yang akan mencapai puncaknya pada 27 November 2024.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Agus Nugroho menekankan pentingnya netralitas Polri, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 28.
“Polri harus bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Ini adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Kapolda Sulteng ini juga memaparkan kesiapan personel yang akan dikerahkan. Sebanyak 9.462 personel ditugaskan untuk pengamanan di 13 kabupaten/kota di wilayah hukum Polda Sulteng, termasuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan objek vital lainnya seperti kantor KPU, Bawaslu, hingga posko pasangan calon.
“Pengamanan di TPS melibatkan 795 personel, sementara subgas OMP sebanyak 297 personel. Kami juga mengerahkan staf pendukung sebanyak 100 orang dan personel POH sebanyak 350 orang. Totalnya mencapai 1.542 personel yang siap bertugas secara optimal,” jelas Kapolda.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat. “Polisi ada karena masyarakat ada. Hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan tugas kita,” tambahnya.
Kapolda Irjen Pol. Agus juga mengimbau agar seluruh personel menjalankan tugas dengan integritas tinggi, menjaga kesehatan, serta menghindari tindakan kontraproduktif.
Ia menyatakan optimisme bahwa dengan sinergi bersama berbagai pihak, Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Tengah dapat berlangsung aman dan kondusif.
“Mari kita laksanakan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua,” tutupnya.
Acara apel ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan dari Pemprov Sulawesi Tengah, TNI, KPU, Bawaslu, serta tokoh masyarakat dan mahasiswa. Hadir pula 795 personel yang secara langsung diberangkatkan untuk tugas pengamanan. RIL
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.








