DPW PKB Sulteng Resmi Dipimpin Risharyudi Triwibowo

waktu baca 2 menit
[radio_player id="2"]
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Risharyudi Triwibowo. (FOTO: DOK INSTAGRAM)

Jakarta – Politisi Risharyudi Triwibowo dilantik menjadi Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk masa bakti 2026–2031 oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Pelantikan digelar di Mövenpick Hotel Jakarta City Center, Jakarta Pusat, Selasa malam, 3 Februari 2026, bersama 37 DPW PKB se-Indonesia.

Selain itu, Muhammad Safri turut dilantik menjadi Sekretaris dan Risma sebagai Bendahara DPW PKB Sulteng.

Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PKB Sulteng di tengah dinamika politik nasional dan daerah yang semakin kompleks.

Dalam kepengurusan baru tersebut, terjadi sejumlah perubahan struktur strategis. Dewan Syuro kini dipimpin oleh Ustad Samirdan sebagai Ketua dan Ustad Sobaryadi sebagai Sekretaris.

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam arahannya menegaskan pentingnya perubahan cara berpikir dan cara kerja politik bagi seluruh pengurus DPW yang baru dilantik, termasuk PKB Sulteng.

Pesan tersebut disampaikan Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin dalam kegiatan Akademi Politik dan Kebangsaan (Akpolbang) di Jakarta, Senin malam (2/2), sehari sebelum pelantikan.

Menurutnya, tantangan politik dan persoalan kebangsaan bergerak sangat cepat sehingga tidak lagi relevan jika dihadapi dengan pendekatan lama.

“Pengurus DPW yang baru harus berani mengubah orientasi dan cara pikir. Politik hari ini menuntut kecepatan, ketepatan, dan kemampuan beradaptasi,” tegas Muhaimin.

Dia menilai pengalaman masa lalu tidak akan bermakna tanpa kemauan untuk terus belajar dan memperbarui diri. Politik, kata Muhaimin, adalah arena yang menuntut peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

“Tidak boleh ada kader yang merasa sudah cukup. Kita harus terus memperluas wawasan dan menyesuaikan cara kerja dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Selain itu, Muhaimin juga mendorong pengurus DPW PKB memperkuat kerja kolaboratif, baik di internal partai maupun dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, persoalan bangsa tidak bisa diselesaikan secara sektoral atau berjalan sendiri-sendiri.

“PKB harus solid dari pusat hingga daerah. Sekali bergerak, harus mampu menyelesaikan banyak persoalan bangsa sekaligus,” katanya.

Dia menegaskan, PKB tidak semata-mata berorientasi pada kekuatan elektoral, tetapi juga harus tampil sebagai partai yang menghadirkan gagasan dan solusi nyata bagi masyarakat.

Menutup arahannya, Muhaimin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPW PKB yang baru dilantik dan mengajak seluruh kader menjaga soliditas serta disiplin dalam mengemban amanah partai.

“Selamat kepada seluruh sahabat yang terpilih. Mari jaga kebersamaan dan terus berjuang untuk bangsa melalui PKB,” tandas Muhaimin.*

Tinggalkan Balasan