Bupati Vera Laruni Ingatkan ASN Donggala Soal Disiplin dan Reformasi Birokrasi

waktu baca 2 menit
Bupati Donggala, Vera Laruni. (FOTO: ISTIMEWA)

INFOSULTENG.ID, Donggala – Bupati Donggala, Vera Laruni, bersama Wakil Bupati Taufik M. Burhan memulai hari kerja dengan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Kasiromi, Kantor Bupati Donggala, Senin, 3 Februari 2025.

Dalam pertemuan ini, Vera menekankan pentingnya disiplin, efisiensi, serta reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Donggala.

Mengawali sambutannya, Vera Laruni membagikan pengalaman yang didapatnya selama mengikuti Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Ia menyoroti tiga hal utama yang menjadi pembelajaran, yaitu kedisiplinan, soliditas, dan tanggung jawab.

“ASN adalah ujung tombak pemerintahan dan motor pelayanan publik bagi masyarakat. Kedisiplinan adalah kunci agar roda pemerintahan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dalam arahannya, Vera menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi fokus kebijakan pemerintahannya bersama Taufik Burhan:

  1. Efisiensi Anggaran – Mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh daerah harus melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Vera menegaskan tidak boleh ada kegiatan yang menghambur-hamburkan uang rakyat.
  2. Integritas Birokrasi – Ia dan Taufik tidak ingin diwarisi birokrasi yang korup, tidak jujur, dan tidak kompeten.
  3. Perubahan Pola Pikir ASN – ASN di Donggala harus memiliki mentalitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
  4. Reformasi Berbasis Kinerja – Pemerintahan Donggala akan menerapkan reformasi birokrasi yang berbasis pengetahuan dan kinerja.
  5. Larangan Pejabat Bermain Proyek – Vera dan Taufik menegaskan bahwa tidak boleh ada pejabat, mulai dari kepala dinas hingga staf ASN, yang bermain proyek daerah. “Ini peringatan keras,” ujarnya.
  6. Prioritas Pembangunan – Pemerintahan Vera-Taufik akan memfokuskan kebijakan pada tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Setelah penyampaian pidato, rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama jajaran pimpinan OPD guna merumuskan langkah konkret dalam menjalankan arahan yang telah disampaikan.*

Tinggalkan Balasan