Anwar Hafid Kembali Pimpin Demokrat Sulteng hingga 2031

waktu baca 3 menit
Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid, saat memberikan sambutan dalam Musda kelima. (FOTO: ISTIMEWA)

Palu – Dukungan penuh kader Partai Demokrat Sulawesi Tengah kembali mengantarkan Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah untuk periode 2026–2031.

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah yang digelar di Kota Palu, Minggu (10/5/2026), Anwar Hafid ditetapkan secara aklamasi sebagai Calon Ketua DPD Demokrat Sulteng setelah menjadi satu-satunya nama yang diusulkan peserta musyawarah.

Suasana sidang pleno berlangsung penuh semangat konsolidasi. Saat pimpinan sidang meminta persetujuan peserta terhadap pencalonan Anwar Hafid, seluruh peserta Musda kompak menyatakan dukungan.

“Apakah kita setuju dan sepakat Saudara Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. menjadi Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah Periode 2026–2031?”

“Setuju!” jawab peserta Musda serentak.

Penetapan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Musda V Partai Demokrat Sulawesi Tengah Nomor 07 Tahun 2026 tentang Penetapan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, yang kemudian dilanjutkan dengan Surat Keputusan Nomor 08 Tahun 2026 tentang Penetapan Calon Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah Periode 2026–2031.

Dengan keputusan itu, Musda secara resmi menetapkan Anwar Hafid sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulteng untuk selanjutnya diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat guna mendapatkan penetapan resmi dari Ketua Umum Partai Demokrat.

Tak hanya menetapkan calon ketua, Musda V Demokrat Sulteng juga mengesahkan seluruh hasil persidangan melalui Surat Keputusan Nomor 11 Tahun 2026 tentang Pengesahan Seluruh Keputusan Hasil Persidangan Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026.

Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa seluruh tahapan Musda telah dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Tahun 2025, Peraturan Organisasi Partai Demokrat Tahun 2025, serta petunjuk pelaksanaan Musda/Musdalub Tahun 2026.

Sidang pleno kemudian resmi ditutup pada pukul 19.06 WITA.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, mengapresiasi jalannya Musda yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, Musda Demokrat Sulawesi Tengah layak menjadi contoh pelaksanaan musyawarah daerah yang konstruktif dan solid.

“Musda kelima Partai Demokrat Sulawesi Tengah ini dapat dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar, dan mudah-mudahan menjadi salah satu model bagi Partai Demokrat di manapun berada,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai aklamasi terhadap Anwar Hafid menjadi sinyal kuat kebangkitan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah.

Dia menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan yang solid dan profesional hingga ke tingkat akar rumput.

“Saya ingin ke depan betul-betul semuanya adalah kabinet kerja, semuanya bekerja dan merepresentasikan seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Herman juga meminta DPD Demokrat Sulteng segera mempersiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi pasca-Musda.

Menurutnya, kepemimpinan Anwar Hafid yang juga menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah diyakini akan semakin memperkuat posisi Partai Demokrat di daerah.

“Ini tanda-tanda kejayaan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah,” tandasnya.*

Tinggalkan Balasan