INFOSULTENG.ID, Sigi – Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen memperkuat toleransi dan moderasi beragama. Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Sigi Mohamad Irwan dan Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi dalam Perayaan Natal di Gereja BK Korps Matantimali, Kecamatan Marawola Barat, Kamis (19/12).
Acara tersebut juga dihadiri Bupati Sigi terpilih, Mohamad Rizal Intjenae, bersama jajaran perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mohamad Irwan mengajak masyarakat menjadikan momen Natal sebagai sarana introspeksi diri untuk kehidupan yang lebih baik.
“Nilai-nilai Natal seharusnya menjadi bekal kita dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik di keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan,” ujar Irwan.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan adalah takdir dari Tuhan yang harus diterima dengan sabar dan optimisme.
“Ketika takdir telah ditentukan oleh Allah, kita hanya perlu menjalankan peran dengan sebaik-baiknya. Tidak ada pemerintah yang berniat meninggalkan masyarakatnya,” tambahnya.
Bupati Irwan mengungkapkan bahwa Pemkab Sigi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp70 miliar per tahun untuk pembangunan jalan, termasuk akses di wilayah Marawola Barat, yang ditargetkan rampung pada 2025.
Selain itu, ia meminta para camat dan kepala desa mempercepat layanan administrasi kependudukan, seperti pembuatan KTP melalui sistem jemput bola, agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan layanan rumah sakit bisa langsung dilayani tanpa terkendala administrasi. Pemkab Sigi juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk kebutuhan darurat di rumah sakit, baik di dalam maupun luar daerah, termasuk Makassar,” jelas Irwan.
Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, yang juga Ketua Panitia Hari Besar Kristen (PHBK), mendorong semua kecamatan aktif melaksanakan ibadah bulanan.
“Sama seperti umat Muslim yang rutin mengadakan zikir, umat Kristiani di Sigi juga diharapkan aktif menggelar ibadah rutin,” katanya.
Samuel juga mengungkapkan rencana pemberangkatan hamba Tuhan Nasrani ke Tanah Suci Yerusalem. Namun, dengan kondisi keamanan di Israel, Pemkab mempertimbangkan opsi kunjungan ke situs-situs suci di Turki, seperti Gereja Mula-Mula di Efesus.
“Kami akan berkonsultasi dengan BPK. Jika tidak memungkinkan, dana yang disiapkan akan dikembalikan ke kas daerah,” ujarnya.
Samuel menambahkan, Pemkab berkomitmen menyelesaikan jalur penghubung antara Marawola Barat dan Kinovaro untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
“Kami tidak ingin ada warga yang merasa terisolasi. Pembangunan ini adalah wujud komitmen kami bersama Bupati terpilih Mohamad Rizal Intjenae,” tutupnya.
Perayaan Natal ini turut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat. Momentum ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat kerukunan dan akselerasi pembangunan di Kabupaten Sigi. RIL