BNPB Laporkan 5.784 Jiwa Terdampak Gempa Bumi di Sulteng

waktu baca 2 menit
Kondisi rumah warga di Kabupaten Parigi Moutong akibat gempa bumi magnitudo 6,7. (FOTO: Istimewa)

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) masih terus dilakukan oleh tim gabungan di wilayah terdampak.

Berdasarkan data terbaru hingga Rabu, 17 Juni 2026, pukul 06.00 WIB, bencana tersebut telah berdampak pada 1.834 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 5.784 jiwa.

Dikutip dari website resmi, BNPB mencatat sebanyak 73 warga mengalami luka ringan, tiga orang mengalami luka berat, dan satu orang meninggal dunia. Hingga saat ini tidak terdapat penambahan korban jiwa dari laporan sebelumnya.

Kabupaten Sigi menjadi daerah yang mengalami dampak paling besar akibat gempa tersebut. Di wilayah ini, sebanyak 1.813 kepala keluarga atau 5.744 jiwa terdampak.

Selain itu, tercatat 71 warga mengalami luka ringan, tiga orang mengalami luka berat, dan satu orang meninggal dunia.

Gempa juga menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada infrastruktur di Kabupaten Sigi. Data sementara menunjukkan terdapat 1.074 rumah mengalami rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 30 rumah mengalami rusak berat.

BNPB menyebutkan, pendataan dan penanganan darurat masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan di lapangan.

Sebagai upaya memperkuat koordinasi penanganan bencana, pemerintah daerah akan mengaktifkan Pos Komando di Desa Maku dengan memanfaatkan Kantor Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sigi.

Di saat bersamaan, distribusi bantuan logistik juga terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Sementara itu, daerah lain di Sulawesi Tengah dilaporkan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan laporan sebelumnya. Di Kota Palu, jumlah korban luka masih tercatat dua orang, sedangkan di Kabupaten Poso terdapat satu warga yang mengalami luka-luka. Adapun di Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 21 kepala keluarga atau 40 jiwa dilaporkan terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan BMKG terkait kondisi terkini penanganan bencana di Sulawesi Tengah.*

Tinggalkan Balasan