Jasa Raharja dan Unpad Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kampus Tertib Lalu Lintas
INFOSULTENG.ID, Sumedang – PT Jasa Raharja kembali memperkuat sinergi dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Gedung Rektorat Unpad Jatinangor pada Jumat (7/3).
Kolaborasi ini mencakup peningkatan keselamatan lalu lintas, penguatan pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia.
MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dan Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dengan dihadiri jajaran direksi dan akademisi dari kedua institusi.
Dalam sambutannya, Rivan A. Purwantono menyoroti urgensi pendidikan keselamatan berlalu lintas bagi generasi muda.
“Mahasiswa dan pelajar menyumbang 34% dari korban kecelakaan. Ini sangat mengkhawatirkan karena mereka adalah generasi produktif dan harapan masa depan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Jasa Raharja telah menyusun Kurikulum Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed. Inspirasi kurikulum ini diambil dari Jepang, yang berhasil menekan angka kecelakaan secara drastis dengan edukasi keselamatan sejak dini.
“Di Jepang, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan pada tahun 1970-an mencapai 16 ribu orang per tahun. Namun, berkat program pendidikan yang ketat, pada 2024 jumlahnya turun menjadi hanya 2.618 orang. Indonesia perlu mengambil langkah serupa,” tambah Rivan.
Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan bahwa sinergi antara dunia akademik dan BUMN sangat penting.
“Praktik terbaik dari industri akan menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Rivan juga mengusulkan menjadikan Unpad sebagai kampus percontohan tertib lalu lintas, dengan melibatkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) untuk menegakkan budaya disiplin berlalu lintas di lingkungan akademik.
“Kita ingin menciptakan ekosistem seperti di Singapura, di mana masyarakat patuh berlalu lintas bukan karena aturan semata, tetapi karena budaya disiplin yang sudah tertanam. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan dalam hal ini,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, Jasa Raharja terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung inisiatif keselamatan berlalu lintas dan pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan dan membentuk generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









