Pelanggaran Naik 41% dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2025
INFOSULTENG.ID, Palu – Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Pol Atot Irawan selaku Kasatgas Operasi Keselamatan, mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Tinombala 2025 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas melalui sosialisasi, imbauan, serta tindakan preventif dan represif terhadap pelanggaran.
“Hasil operasi ini mencatat 35.039 pelanggaran lalu lintas, mengalami kenaikan sebesar 41% dibanding tahun 2024. Dari jumlah tersebut, 29.690 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 4.590 dikenakan tilang elektronik (ETLE) statis dan 759 lainnya melalui ETLE mobile,” ungkap Kombes. Pol. Atot, 24 Februari 2025
Operasi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, resmi berakhir pada Minggu, 23 Februari 2025.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari sejak 10 Februari ini melibatkan 1.024 personel, terdiri dari 184 personel Polda Sulteng dan 840 personel dari jajaran Polres di seluruh wilayah.
Meski jumlah pelanggaran meningkat, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan sebesar 13% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang operasi, tercatat 28 kasus kecelakaan, dengan korban meninggal dunia sebanyak 11 jiwa, luka berat 13 orang, dan luka ringan 31 orang. Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp107,45 juta.
Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan dengan total 39 unit, diikuti oleh mobil barang (8 unit) dan mobil penumpang (3 unit).
Atot mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran operasi ini.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan lalu lintas dan turut serta menciptakan keamanan di jalan raya. Harapan kami, kesadaran ini terus meningkat meskipun operasi telah berakhir,” ujarnya.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









