Pemprov Sulteng dan Hainan Sepakat Kolaborasi Pengembangan SDM hingga Pendidikan

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, bersama Gubernur Hainan, Liu Xiaoming berjabat tangan dalam pertemuan di Haikou, Tiongkok. (FOTO: Humas Pemprov Sulteng)

Tiongkok – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan pertemuan strategis dengan Gubernur Provinsi Hainan, Liu Xiaoming, di Haikou, Tiongkok, Rabu (20/5), guna memperkuat kerja sama antara Sulawesi Tengah dan Provinsi Hainan di berbagai sektor unggulan.

Gubernur Anwar menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk membuka ruang kerja sama internasional yang lebih luas demi mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sulawesi Tengah dan Hainan sama-sama berada di kawasan tropis dan memiliki karakter geografis yang mirip. Ini menjadi modal besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan,” ujar Anwar Hafid.

Dia juga menekankan pentingnya membangun mekanisme kerja sama berkelanjutan agar berbagai potensi yang dimiliki kedua daerah dapat diwujudkan menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Adapun kerja sama yang dibahas mencakup penguatan sektor pertanian tropis, perikanan laut, industri benih, teknologi budidaya, perdagangan dan investasi, hingga pengembangan logistik, rantai dingin, dan konektivitas ekspor-impor antarwilayah. Kedua pihak juga mendorong pembangunan platform produksi dan distribusi bersama guna memperkuat rantai pasok regional.

Selain sektor ekonomi, Sulawesi Tengah dan Hainan juga sepakat memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk rencana pembangunan platform kerja sama ilmiah dan pelatihan talenta melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis.

Sementara itu, Gubernur Liu Xiaoming menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Anwar Hafid beserta delegasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Liu turut memaparkan perkembangan pembangunan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan yang kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Asia.

Menurut Liu, Tiongkok dan Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki hubungan erat dan saling menguntungkan. Ia menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan sumber daya tropis, yang selaras dengan arah pembangunan Provinsi Hainan.

“Kerja sama antara Hainan dan Sulawesi Tengah sangat kompatibel dan menjanjikan. Kami berharap kedua daerah dapat bersama-sama memanfaatkan peluang pembangunan kawasan perdagangan bebas dan implementasi RCEP untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis,” katanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting Provinsi Hainan, di antaranya Wakil Gubernur Xie Jing, Luo Qingming, serta Sekretaris Jenderal Pemerintah Provinsi Cai Qiang.*

Tinggalkan Balasan