PALU – 96 remaja dari 17 kelompok geng motor di Kota Palu diamankan Polresta Palu, Sabtu 13 Januari 2024 malam. Mayoritas anggota kelompok itu berstatus pelajar.
Menurut Kapolresta Palu Kombes Polisi Barliansyah, dari semua terduga anggota geng motor itu, tercatat ada 84 orang masih berstatus pelajar yang diamankan oleh pihak kepolisian.
“Adapun data sekolah dari (pelajar) yang diamankan meliputi beberapa sekolah di Kota Palu dan sekitarnya,” ungkap Barliansyah, Minggu, 14 Januari 2024, dikutip dari Referensia.id.
Para pemuda itu diamankan polisi di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tanamodindi, Palu Selatan, pada Sabtu malam.
Saat dilakukan penggerebekan, dari tas salah satu pemuda ditemukan panah. Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah bukti, termasuk 67 unit sepeda motor, 8 buah busur bersama ketapel, 1 buah topeng, 2 buah pisau, 1 buah alat tinju besi tangan, sebilah parang, 64 unit telepon genggam dan 10 simbol bendera geng yang diduga digunakan dalam aktivitas kriminal.
Selain itu, Polresta Palu juga mengidentifikasi 17 nama geng motor yang anggotanya diamankan.

Adapun nama-nama geng motor di Kota Palu beserta jumlah anggotanya yang telah diamankan polisi sebagai berikut;
- SIMPANG 3 : 3 orang
- ANAP NEO : 5 orang
- DEVIL : 2 orang
- TANZA : 6 orang
- D’SASTER : 3 orang
- POGESTA : 10 orang
- FORMERY : 6 orang
- LAS VEGAS : 16 orang
- TESOS 21 : 6 orang
- ASTEBAN : 3 orang
- X BOY : 4 orang
- SARKOPA : 5 orang
- MAGALAX : 8 orang
- DEGO-DEGO : 1 orang
- PONDOK : 3 orang
- NUBITEKS : 3 orang
- TANPA NAMA : 12 orang.
Saat menyampaikan keterangan, Kapolresta Palu menegaskan komitmennya untuk terus memberantas kegiatan geng motor yang dapat meresahkan keamanan dan ketertiban kota.
“Tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menciptakan suasana aman serta nyaman bagi masyarakat Kota Palu,” katanya. (Referensia.id)