INFOSULTENG.ID, Palu – Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU), Aris, menyampaikan bahwa di tahun 2024 Pemerintah Kota Palu merevitalisasi 82 titik ruas jalan dan drainase.
Pengerjaan 82 titik ruas jalan dan drainase di tahun ini ditaksir menelan biaya senilai 93 miliar lebih.
“Totalnya itu Rp. 93.499.000.000 (sembilan puluh tiga miliar empat ratus sembilan puluh sembilan juta rupiah),” kata Aris saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinas PU, Kamis, 12 Desember 2024.
Aris mengungkapkan, penyelesaian pengerjaan 82 titik jalan dan drainase ini sudah 95 persen, tersisa 6 titik jalan dan drainase yang belum terselesaikan yaitu 4 di Kecamatan Ulujadi dan 2 di Kecamatan Palu Barat. Keenam titik tersebut dipastikan selesai tanggal 26 Desember 2024.
“Khusus di Bina Marga tidak ada (pengerjaannya) melewati tahun anggaran yang sudah ditetapkan,” terang Aris.
Sebagian besar pengerjaan drainase di Kota Palu merupakan revitalisasi dan pengadaan saluran drainase. Kendala terbanyak saat perbaikan drainade yaitu dikarenakan adanya sedimen dan sampah yang masuk ke dalam drainase.
“Kepada masyarakat Kota Palu, paling tidak saluran di depan rumahnya dibersihkan dan kalau tidak bisa dibersihkan, jangan mengotori,” ujar Aris.
Aris berpesan bahwa masyarakat cukup menyiapkan sampahnya di depan rumahnya dan jangan berserakan. Sebab, Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan pengangkutan sampah di setiap wilayah Kota Palu.
“Kita kolaborasi, kami meminta tolong ke warga untuk menjaga saluran di depan rumahnya masing-masing,” tutupnya. RIL