Palu – Sebanyak 16 perusahaan galian c yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ulujadi menyepakati pemberian dana kompensasi total Rp128 juta kepada masyarakat terdampak di Kelurahan Watusampu dan Kelurahan Buluri.
Kesepakatan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Asgar Nubo. Dia menjelaskan, masing-masing perusahaan menyepakati pemberian kompensasi Rp5 juta, ditambah kontribusi Rp3 juta yang sebelumnya dikelola LPM. Dengan demikian, total kontribusi per perusahaan mencapai Rp8 juta, sehingga akumulasi dana dari 16 perusahaan sebesar Rp128.000.000.
“Dana kompensasi ini akan segera disalurkan melalui forum pengelolaan dana yang telah dibentuk dan disepakati bersama seluruh warga Watusampu,” ujar Asgar.
Namun demikian, tidak semua pihak sepakat. Disebutkan, satu RT yakni RT 2 RW 3 mengusulkan skema berbeda berupa kompensasi Rp1 juta per kepala keluarga per bulan. Dengan jumlah sekitar 875 KK, tuntutan tersebut dinilai tidak realistis oleh pihak perusahaan karena membutuhkan dana hingga Rp875 juta per bulan.
“Perusahaan menyatakan tidak sanggup jika skema itu diterapkan. Karena itu disepakati skema kompensasi kolektif,” jelas Asgar.
Selain persoalan debu, warga RW 3 juga mengeluhkan krisis air bersih. Meski jaringan pipa tersedia, debit air yang mengalir dinilai tidak mencukupi kebutuhan warga.
“Masalah lingkungan ada dua, debu dan air bersih. Untuk air bersih, kami berharap OPD teknis, khususnya PU, bisa mengakomodir keluhan warga,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Buluri dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kompensasi debu di Kelurahan Buluri telah direalisasikan oleh perusahaan pada dua RT.
Adapun kontribusi perusahaan yang dikelola LPM Buluri sebesar Rp2 juta, yang diperuntukkan bagi pembangunan sarana prasarana dan kesejahteraan masyarakat. Sementara kompensasi debu dikelola langsung oleh perusahaan dengan fasilitasi ketua RT setempat.
“LPM hanya mengelola dana kontribusi, sedangkan kompensasi debu ditangani langsung oleh perusahaan,” jelas Lurah Buluri. RIL