Jasa Raharja Dukung ‘Polantas Menyapa’ untuk Wujudkan Indonesia Emas yang Tertib Berlalu Lintas

waktu baca 2 menit
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo, ketika memberikan sambutan. (FOTO: DOK JASA RAHARJA)

Jakarta – PT Jasa Raharja menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan “Polantas Menyapa” yang diselenggarakan di Aula Borobudur, Mapolda Jawa Tengah, Rabu (23/7).

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Korlantas Polri dalam rangka Operasi Patuh Candi 2025 dan pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan mengusung tema Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. serta Wakapolda Jawa Tengah Kombes Pol. Latif Usman, dan melibatkan ratusan anggota komunitas otomotif serta perwakilan stakeholder keselamatan lalu lintas.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Rubi Handojo, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Program Keselamatan Transportasi Jasa Raharja.

Menurutnya, “Polantas Menyapa” menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi yang aman dan berkelanjutan di Indonesia.

“Program ini memiliki satu frekuensi dengan strategi Jasa Raharja dalam menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban. Kami melihat adanya triple impact dari Januari hingga Juni 2025: kecelakaan turun 1,98 persen, angka kematian turun 15 persen, dan santunan menurun 9,49 persen,” ujar Rubi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif komunitas dan masyarakat dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.

Sebagai bentuk konkret dukungan, Jasa Raharja menjalankan program “Duta Informasi Keselamatan” yang menyasar masyarakat umum dan komunitas roda dua.

Selain itu, dalam rangka Hari Anak Nasional, Jasa Raharja menggandeng anak-anak sebagai agen keselamatan dengan melibatkan 200 anak di setiap provinsi untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada keluarga mereka.

“Dengan sinergi yang kuat dan kesadaran kolektif, kita optimistis bisa menurunkan korban kecelakaan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” jelas Rubi.*

Tinggalkan Balasan