Palu – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Palu, Ir. Gufran Ahmad, mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KADIN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Senin sore, 9 Maret 2026.

Gufran menyatakan kesiapannya untuk memimpin organisasi pengusaha tersebut di tingkat provinsi dengan membawa semangat perbaikan kinerja dan penguatan peran KADIN bagi dunia usaha di daerah.

Menurut Gufran, keputusannya maju pada kontestasi kepemimpinan KADIN Sulteng dilandasi keinginan memperluas kontribusi organisasi, dari tingkat kota menuju cakupan yang lebih luas di tingkat provinsi.

“Kalau di tingkat kota ruang lingkupnya terbatas pada wilayah kota saja. Sementara di tingkat provinsi cakupannya seluruh daerah di Sulawesi Tengah,” ujar Gufran usai pengambilan formulir pendaftaran Ketua KADIN Sulteng.

Dia menilai pengalaman organisasi, jaringan yang dimiliki, serta latar belakang di dunia usaha menjadi modal penting untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sulawesi Tengah ke depan.

Gufran menegaskan, apabila dipercaya memimpin KADIN Sulteng, fokus utamanya adalah melakukan pembenahan terhadap program dan kinerja organisasi.

Menurutnya, selama lima tahun terakhir perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program yang telah dijalankan.

“Banyak hal yang perlu dievaluasi. Dalam lima tahun terakhir tentu kita melihat kembali bagaimana program dan kinerja KADIN berjalan,” kata Gufran.

Dia menjelaskan arah program organisasi ke depan akan dibahas secara bersama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Sulteng, yang melibatkan seluruh KADIN kabupaten dan kota.

Melalui forum tersebut, kata dia, seluruh pengurus daerah akan menyampaikan aspirasi serta harapan terkait program kerja yang harus dijalankan dalam lima tahun mendatang.

“Aspirasi dari seluruh KADIN kabupaten dan kota itulah yang nantinya menjadi amanat bagi ketua terpilih untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Selain itu, Gufran juga akan menawarkan visi dan misi pribadi sebagai bagian dari gagasan pengembangan organisasi. Namun ia menegaskan bahwa visi dan misi tersebut tetap harus mendapatkan persetujuan dari seluruh KADIN kabupaten dan kota.

“Visi dan misi yang kita ajukan tentu harus diterima dan disepakati bersama oleh seluruh KADIN kabupaten dan kota,” ujarnya.

Harapannya, melalui proses Musprov yang terbuka dan demokratis, KADIN Sulawesi Tengah dapat semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat ekosistem bisnis di daerah.

Sementara itu, Hidayat Lamakarate sebagai Ketua Tim Pemenangan menegaskan keseriusan Gufran Ahmad untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan KADIN Sulteng.

Keseriusan tersebut, kata Hidayat, dibuktikan dengan langkah tim yang langsung mengambil formulir pendaftaran pada kesempatan pertama sejak dibukanya proses pendaftaran bakal calon oleh panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sulawesi Tengah.

“Ini merupakan bukti keseriusan Pak Gufran untuk maju sebagai calon Ketua Umum KADIN Provinsi Sulawesi Tengah. Walaupun panitia memberikan rentang waktu pengambilan formulir, kami memilih datang di kesempatan pertama,” ujar Hidayat.

Menurutnya, langkah tersebut juga dimaksudkan untuk menunjukkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses musyawarah bahwa Gufran memiliki kesiapan dan konsep yang jelas untuk ditawarkan kepada dunia usaha di Sulawesi Tengah.

Ia menilai, gagasan yang dibawa Gufran cukup realistis dan relevan dengan kebutuhan pengembangan dunia usaha di daerah. Hidayat mengungkapkan, dukungan yang ia berikan kepada Gufran bukan tanpa alasan. Hidayat menilai rekam jejak dan pengalaman organisasi Gufran menjadi modal penting untuk memimpin organisasi pengusaha tersebut di tingkat provinsi.

“Saya melihat dari pengalaman dan rekam jejak beliau, kapasitasnya cukup baik. Karena itu saya bersedia membantu dan mengawal beliau dalam proses ini,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa dukungannya kepada Gufran tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap kandidat lain yang akan ikut dalam kontestasi Musprov KADIN Sulteng.

Menurut Hidayat, seluruh figur yang muncul dalam bursa calon Ketua Umum KADIN Sulteng memiliki kapasitas dan pengalaman masing-masing dalam dunia usaha maupun organisasi.

“Kita menghormati semua kandidat. Menurut saya, semua yang muncul memiliki kemampuan. Nanti biarlah proses yang menentukan siapa yang mendapat kepercayaan memimpin KADIN ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hidayat menegaskan bahwa timnya akan mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan panitia secara tertib dan profesional. RIL