Bulog Sulteng Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran Jelang Akhir Tahun
INFOSULTENG.ID, Palu – Kepala Perum Bulog Sulawesi Tengah (Sulteng), Heriswan, memastikan penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat di wilayah Sulteng berjalan lancar dan sesuai target.
Hingga kini, bantuan tahap 1 dan 2 telah 100% disalurkan, begitu pula tahap 3 untuk alokasi Agustus hingga Oktober. Saat ini, fokus dialihkan ke penyaluran alokasi bulan Desember, yang telah dimulai di Kabupaten Sigi.
“Kami telah mengatur jadwal penyaluran secara bertahap. Bantuan ini mencakup 251.825 penerima di Sulawesi Tengah, masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras, dengan total 2.518,25 ton yang didistribusikan,” ungkap Heriswan di Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Senin 2 Desember 2024.
Wilayah distribusi meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi, Poso, Tolitoli, Luwuk, serta kabupaten lain seperti Morowali, Banggai, dan Banggai Laut. Penyaluran dipercepat untuk memastikan masyarakat memiliki stok pangan yang cukup menjelang Natal dan Tahun Baru.
Heriswan menjelaskan, mekanisme penyaluran dilakukan melalui transporter yang bertanggung jawab mendistribusikan beras langsung ke penerima manfaat.
Verifikasi dilakukan dengan pencocokan identitas KTP dan dokumentasi foto. Data penerima juga sudah terintegrasi secara by name, by address, guna menghindari penerimaan ganda.
“Jika ada penerima yang tidak bisa hadir, seperti karena usia lanjut atau sakit, pengambilan dapat diwakilkan dengan surat berita acara dari desa. Ini tetap diawasi untuk menjaga transparansi,” tambahnya.
Menanggapi laporan dugaan penimbunan beras atau penerimaan ganda di desa tertentu, Heriswan menyatakan hal itu biasanya disebabkan oleh data penerima yang belum diperbarui, misalnya akibat perpindahan domisili atau penerima yang sudah meninggal. Untuk kondisi seperti ini, desa diminta membuat berita acara pengganti agar bantuan tetap tepat sasaran.
Bulog juga menggandeng aparat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi penyaluran, terutama pada masa-masa sensitif seperti menjelang pemilihan kepala daerah.
Heriswan memastikan stok pangan di gudang Bulog mencukupi hingga Maret 2025. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Jika ditemukan kelebihan stok di desa tertentu, desa wajib segera mendistribusikan kepada penerima yang berhak.
“Kami mengajak media untuk ikut memantau dan melaporkan jika ada temuan di lapangan agar segera kami tindak lanjuti. Ini adalah bantuan pemerintah yang harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Dengan pengawasan ketat dan stok yang mencukupi, Bulog Sulteng optimistis kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi, khususnya di momen penting akhir tahun ini. RIL
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.







