Palu – Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurhalis Nur, angkat bicara dalam Rapat Paripurna terkait lonjakan harga kebutuhan pokok yang semakin membebani masyarakat, Sabtu, 12 Juli 2025.

Nurhalis menyampaikan kegelisahan warga mengenai naiknya harga beras dan komoditas lainnya yang dinilai sudah cukup mengkhawatirkan.

“Dari hasil pengecekan langsung ke beberapa pedagang, harga beras jenis kepala yang sebelumnya dijual seharga Rp14.000 per kilogram, kini telah menyentuh Rp17.000 hingga Rp18.000. Bahkan, beberapa pedagang menjual lebih tinggi dari itu,” ungkap Nurhalis.

Tidak hanya beras, Nurhalis juga menyoroti lonjakan harga tomat yang sempat menembus angka Rp40.000 per kilogram. Menurutnya, tren kenaikan harga ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Melalui forum Paripurna DPRD, ia secara tegas meminta Pemerintah Kota Palu untuk melakukan antisipasi dini dan mengambil langkah konkret guna menstabilkan harga pangan di pasaran.

Ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah-tengah keresahan masyarakat terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Ini menyangkut hajat hidup masyarakat kita. Pemerintah harus hadir dan bergerak cepat,” tegasnya.

Nurhalis menutup intervensinya dengan harapan agar Pemkot Palu segera mengambil langkah antisipasi dini demi menjaga kestabilan sosial dan ekonomi di daerah. RIL