INFOSULTENG.ID, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025, sebuah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri.
Acara yang berlangsung di halaman kantor TVRI Sulteng ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Rudi Dewanto, S.E., M.M., mewakili Gubernur Sulteng Dr. Anwar Hafid, M.Si.
GPM 2025 digelar serentak di 22 kantor TVRI provinsi se-Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam memastikan pasokan pangan tetap terjangkau, terutama bagi umat Islam yang menjalani ibadah puasa dan menghadapi hari raya.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung program ini.
“Kami bersyukur atas komitmen bersama dalam menyukseskan GPM. Program ini menjadi instrumen penting untuk menahan gejolak inflasi pangan, terutama saat Ramadan dan jelang Idul Fitri,” ujar Rudi Dewanto saat membacakan sambutan gubernur.
Selain menekan inflasi, GPM juga bertujuan memperpendek rantai pasok, menciptakan keseimbangan harga antara produsen dan konsumen, serta memastikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
“Gerakan Pangan Murah ini memungkinkan masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau tanpa merugikan produsen,” lanjutnya.
Rudi Dewanto menegaskan bahwa GPM sejalan dengan program BERANI Murah serta strategi 4K pengendalian inflasi yang meliputi:
- Kestabilan harga
- Kelancaran distribusi
- Ketersediaan pasokan
- Komunikasi efektif
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, karena stok pangan dinyatakan cukup.
Sementara itu, Kadis Pangan Sulteng, Ir. Iskandar Nongtji, S.T., M.M., menambahkan bahwa Pemprov Sulteng saat ini tengah menggodok kebijakan “Satu Harga Pangan”, bagian dari program BERANI Murah, agar masyarakat dapat membeli pangan berkualitas dengan harga yang sama di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Lebih lanjut, ia mengumumkan bahwa GPM lanjutan akan digelar di Kecamatan Tawaeli pada Senin (24/3) dan di halaman Kantor Dinas Pangan Sulteng pada Rabu (26/3).
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dan turut menyebarkan informasi agar semakin banyak warga yang terbantu dalam menghadapi hari besar keagamaan,” ajaknya. RIL