Cucu Guru Tua Ingatkan Abna agar Belajar dari Kasus Plered
Palu – Cucu pendiri Alkhairaat, Habib Muhammad Ali Alhabsyi mengajak kepada Abna Alkhairaat (anak-anak Alkhairaat) untuk belajar dan mengambil hikmah dari kasus penghinaan kepada Guru Tua yang dilakukan Muhammad Fuad Riyadi (Fuad Plered), warga Yogyakarta.
“Kita ambil sisi positifnya. Dari kasus ini kita belajar untuk berbicara yang baik-baik yang tidak menyakiti orang lain. Dan kekeliruan itulah yang saat ini kita minta dipertanggungjawabkan secara hukum yang berlaku,” kata Habib Muhammad didampingi Penasehat Hukumnya Wawan Ilham, SH, usai memberikan keterangan di Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sulteng, Kamis (16/10).
Dalam keterangannya kepada penyidik, mantan Ketua Umum Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) ini mengaku salut dengan keberanian Fuad Plered yang sudah datang ke Palu beberapa waktu lalu.
“Salut. Itu sikap gentleman. Dan jika kasus nanti sampai ke pengadilan, saya akan menjadi saksi yang meringankan kepada Plered atas keberaniannya datang ke Palu,” ujar pria yang akrab disapa Memet ini.
Ia juga menjelaskan, kedatangannya mewakili cucu Guru Tua di Polda Sulteng untuk mendukung dari proses yang sudah berlangsung. Agar jadi pelajaran bagi kita semua, untuk berhati-hati dalam berbicara.
“Kita sebagai warga Alkhairaat patut kita memberi contoh yang baik. Kita maafkan Plered, namun ada proses hukum yang harus janani. Agar ada efek jera,” ujarnya.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









