Palu – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Selasa, 22 Juli 2025. Sedikitnya 13 kios hangus dilalap si jago merah dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 18.25 WITA itu.

Api berkobar cukup besar dan cepat menjalar ke bangunan kios yang sebagian merupakan konstruksi permanen di bagian depan, serta semi permanen di bagian belakang. Butuh waktu lebih dari satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu, Hasan Lahinding, mengatakan pihaknya mengerahkan total sembilan unit armada dalam proses pemadaman.

“Unit yang kami kerahkan dari Damkarmat Palu ada 9 unit. Kami juga dibantu oleh BPBD, Brimob, Damkar Provinsi, serta Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Hasan di lokasi kejadian.

Hasan mengungkapkan, kendala utama dalam proses pemadaman adalah minimnya pasokan air di sekitar lokasi kebakaran. Hal ini membuat tim pemadam harus mengatur ulang strategi penanganan dan membutuhkan bantuan dari berbagai instansi untuk mempercepat proses.

“Awalnya kami turunkan lima unit, tapi karena kendala suplai air, kami langsung koordinasi dengan instansi lain untuk percepatan,” jelasnya.

Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams mengungkapkan bahwa kerugian materil diperkirakan mencapai Rp800 juta, meskipun tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut

“Kami langsung menerjunkan tim ke lokasi dan melakukan langkah-langkah pengamanan serta olah TKP. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu warung makan,” tegas Kombes Pol Deny Abrahams.*