Mahasiswa hingga Ojek Online Sampaikan Aspirasi Tanpa Anarkis

waktu baca 2 menit
Unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng. (FOTO: INFOSULTENG.ID/FAHRIL)

Palu – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus bersama aliansi ojek online di Kota Palu menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, 1 September 2025.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.50 hingga 15.30 WITA itu berjalan tertib dan penuh dialog.

Di tengah rintik hujan, massa aksi menyuarakan berbagai tuntutan, mulai dari isu nasional terkait tindakan represif aparat kepolisian terhadap demonstran di Jakarta, hingga isu lokal seperti evaluasi pajak UMKM 10 persen di Kota Palu, pembatalan kenaikan gaji pegawai, evaluasi program BERANI Cerdas Pemprov Sulteng, serta peninjauan ulang izin tambang di Sulteng.

Massa juga mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana, pengusutan kasus almarhum Affan Kurniawan, serta meminta pertanggungjawaban DPR dan kepolisian atas kematiannya.

Aksi ini mendapat perhatian serius. Ketua DPRD Sulteng M Arus Abdul Karim, Gubernur Sulteng Anwar Hafid, mantan Gubernur Rusdi Mastura, dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid turun langsung menemui massa. Hadir pula jajaran Forkopimda, di antaranya Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma, serta Kapolres Palu Kombes Pol Deny Abrahams.

Massa aksi kemudian diajak berdialog di halaman DPRD Sulteng bersama Forkopimda. Dalam forum itu, mereka bergantian menyampaikan aspirasi, sementara pemerintah daerah memaparkan sejumlah program kerja. Aksi ditutup dengan foto bersama dan pelepasan kembang api ke udara.

Seorang perwakilan massa menegaskan bahwa sejak awal, unjuk rasa diarahkan untuk berlangsung damai.

“Sejak semalam, kami tekankan agar aksi ini damai dan tidak anarkis, apalagi Palu masih dalam proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Keteraturan dan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi ini membuat unjuk rasa di Palu dinilai berbeda dari sejumlah aksi di daerah lain di Indonesia.*

Tinggalkan Balasan