Golkar Sulteng Siapkan Strategi Pemenangan Pileg 2029, Evaluasi Pemilu 2024 Jadi Pijakan
BALI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tengah mulai menyiapkan strategi menghadapi Pemilihan Legislatif 2029 dengan mengevaluasi hasil Pemilu 2024 dan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah.
Strategi tersebut dipaparkan Ketua DPD Partai Golkar Sulteng, H. Moh. Arus Abdul Karim, dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur Partai Golkar 2026 di Hotel Bintang Bali Resort, Jumat (23/10/2026).
Arus, yang juga menjabat Ketua DPRD Sulteng, hadir bersama anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulteng. Dalam forum itu, ia menyampaikan perkembangan politik serta capaian partai pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah 2024.
Evaluasi tersebut mencakup capaian politik, dinamika di daerah, serta tantangan yang perlu diantisipasi menjelang Pemilu 2029. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk menyusun langkah politik yang lebih terarah.
Menurut Arus, pengalaman pada pemilu sebelumnya perlu dijadikan bahan pembelajaran bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan efektivitas kerja organisasi. Komunikasi politik dengan masyarakat juga perlu diperluas agar partai dapat memahami kebutuhan dan aspirasi pemilih.
Pemetaan politik dan penguatan kader
Salah satu langkah yang menjadi perhatian Golkar Sulteng adalah pemetaan kekuatan politik di setiap daerah. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi potensi dukungan, memahami karakteristik pemilih, serta menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Arus menilai, persiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dilakukan sejak dini melalui perencanaan yang matang dan kerja organisasi yang solid. Konsolidasi, menurut dia, tidak cukup berhenti pada tingkat pengurus provinsi, tetapi harus menjangkau struktur partai di kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
Penguatan struktur tersebut perlu disertai kaderisasi dan peningkatan peran kader dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kerja politik partai tidak hanya berorientasi pada momentum pemilu, tetapi juga berlangsung secara berkelanjutan.
Kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam membangun dukungan politik. Kader diharapkan aktif mendengarkan aspirasi warga dan memperjuangkannya melalui kerja politik yang nyata dan bertanggung jawab.
Perkuat konsolidasi menuju 2029
Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur menjadi forum koordinasi bagi jajaran Partai Golkar untuk membahas perkembangan politik di masing-masing daerah sekaligus menyelaraskan strategi menghadapi kontestasi mendatang.
Bagi Golkar Sulteng, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempertajam strategi berdasarkan hasil evaluasi Pemilu 2024 dan kondisi politik di tingkat daerah.
Persiapan lebih awal diharapkan membantu partai memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kerja kader, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Golkar Sulteng berupaya meningkatkan kesiapan menghadapi Pileg 2029. Selain mengejar capaian elektoral, partai juga menekankan pentingnya memperkuat peran organisasi dalam menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Sulawesi Tengah.*
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









