INFOSULTENG.ID, Palu – Sebanyak 200 personel dari Polresta Palu dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian perayaan Jumat Agung dan Paskah yang berlangsung sejak 18 hingga 20 April 2025.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, mengatakan pengamanan tidak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga melibatkan sinergi dengan majelis dan petugas keamanan internal gereja. Langkah ini dilakukan guna menjamin umat Kristen di Kota Palu dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
“Kami berkolaborasi dengan pihak gereja untuk menciptakan suasana ibadah yang aman. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Rangkaian perayaan dimulai dengan ibadah Jumat Agung pada 18 April, memperingati wafatnya Yesus Kristus. Perayaan berlanjut dengan kebaktian malam Paskah pada Sabtu, 19 April, dan mencapai puncaknya dalam perayaan Hari Paskah pada Minggu, 20 April 2025.
Polresta Palu menyiapkan skema pengamanan berupa patroli rutin, penjagaan ketat di pintu-pintu masuk gereja, serta pemantauan intensif di area sekitarnya.
Tak hanya itu, tim Brimob dari Polda Sulawesi Tengah juga disiagakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi situasi darurat.
Kapolresta Deny juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan. Kebersamaan kita adalah kunci dari perayaan yang damai dan penuh toleransi,” tegasnya.
Pengamanan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polresta Palu dalam mendukung kebebasan beragama dan menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan semangat toleransi dan kerja sama semua pihak, diharapkan perayaan Jumat Agung dan Paskah di Kota Palu tahun ini menjadi momen yang penuh makna dan kedamaian bagi seluruh umat Kristiani. RIL